Suara.com - Sejumlah studi telah mengungkap bahwa Covid-19 juga berdampak pada pasien meski mereka telah dinyatakan sembuh.
Kini bukti baru berhasil mendokumentasikan apa yang disebut nodul atau tonjolan di mata pasien yang berjuang melawan Covid-19 -19 parah. Para ilmuwan berhipotesis bahwa hal itu terjadi karena peradangan terkait virus dan posisi pasien yang menghadap ke bawah untuk meningkatkan oksigenasi.
Sebuah tim peneliti Prancis menerbitkan temuan di jurnal Radiology, menarik 129 pasien dengan Covid-19 parah yang menjalani MRI otak di 16 rumah sakit dari 4 Maret hingga 1 Mei.
Sembilan pasien, atau 7 persen, memiliki setidaknya satu yang disebut " hyperintense nodule "ke arah belakang mata di" wilayah makula ", kunci untuk penglihatan yang jelas. Hampir semua pasien dalam subset kecil memiliki nodul di kedua mata.
Masih belum jelas persis apa yang menyebabkan bintil-bintil itu, meskipun para ilmuwan menyarankan peradangan terkait virus atau posisi tengkurap (ketika pasien diletakkan telungkup untuk oksigenasi yang lebih baik) untuk waktu yang lama.
Tujuh dari sembilan pasien berada dalam posisi tengkurap dan oleh karena itu para peneliti berhipotesis tentang masalah yang terkait dengan "drainase vena mata yang tidak memadai".
Tim tersebut menindaklanjuti pasien untuk memeriksa kehilangan penglihatan dan sejak itu telah memulai penelitian lain pada pasien Covid-19 ringan hingga sedang untuk melihat apakah masalah tersebut juga memengaruhi pasien ini.
Enam dari pasien dalam penelitian ini mengalami obesitas, dua menderita diabetes dan dua menderita hipertensi, kata penulis penelitian. Delapan pasien menjalani perawatan intensif karena serangan Covid-19 yang parah. Enam pasien menjalani MRI otak karena mereka lambat bangun setelah sedasi dihentikan.
"Kami menunjukkan bahwa beberapa pasien dengan Covid-19 parah dari kohort Covid-19 Prancis memiliki satu atau beberapa nodul di kutub posterior dunia," Dr. Augustin Lecler, penulis utama studi dan profesor di Universitas Paris dan neuroradiologis dari Departemen Neuroradiologi di Yayasan Rumah Sakit Adolphe de Rothschild di Paris, mengatakan dalam rilis terkait.
Baca Juga: Sedang Update Sistem, Pelaporan Data Covid-19 Nasional Kini Manual
"Ini pertama kalinya temuan ini dideskripsikan menggunakan MRI."
Penulis penelitian menyarankan skrining dapat membantu dalam mengelola manifestasi serius yang berpotensi mempengaruhi mata.
Studi tersebut memiliki beberapa keterbatasan, seperti kurangnya kelompok kontrol dan pengujian sampel untuk SARS-CoV-2 pada mata dan konjungtiva, atau selaput yang menutupi mata dan kelopak mata. Karena keterbatasan ini, para ilmuwan menulis, sebagian, "tidak mungkin untuk menilai penyebab langsung virus dalam temuan kami."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah