Cara mencegah mata ikan dan kapalan
Untuk mencegah terjadinya mata ikan atau kapalan, seseorang dapat melakukan hal-hal berikut, di antaranya:
- Menggunakan sepatu lebih longgar sehingga memberi banyak ruang pada jari kaki
- Menggunakan bantalan kain atau perban untuk mencegah gesekan pada alas kaki
- Mengenakan sarung tangan saat menggunakan perkakas untuk mengurangi tekanan
Untuk mata ikan dan kapalan dapat hilang dengan sendirinya tanpa menggunakan obat. Namun, biasanya seseorang lebih memilih untuk mengobatinya karena rasa yang menganggu.
Berikut beberapa perawatan medis yang dapat dilakukan untuk mengobati mata ikan dan kapalan, di antaranya:
A. Memangkas kulit
Salah satu cara untuk mengobati mata ikan yaitu dengan memotongnya. Biasanya, dokter akan melakukan pembedahan ringan untuk menghilangkan kulit yang tebal akibat mata ikan.
B. Memberikan obat penghilang kapalan
Dokter akan memberikan obat untuk menghilangkan kapalan. Selain itu, penggunaan batu apung, kikir kuku, atau papan amril juga berguna untuk menghaluskan kulit sebelum mengoleskan tambalan baru.
C. Pembedahan
Baca Juga: Tips Perawatan Kulit untuk Remaja
Hal ini jarang dilakukan, tetapi biasanya dalam beberapa kondisi penting dokter akan melakukannya. Biasanya pembedahan dilakukan dengan kasus tulang yang berpindah. Untuk itu, pembedahan dilakukan untuk memperbaiki kesejajaran tulang.
Selain perawatan medis, mata ikan dan kapalan juga dilakukan dengan pengobatan di rumah, di antaranya:
- Menggunakan bantalan yang dijual bebas
- Merendam tangan atau kaki dalam air sabun untuk mempermudah pengelupasan kulit yang menebal
- Menggosok mata ikan aau kapalan dengan batu apung, kikir kuku, papan amril atau kain lap untuk membantu menghilangkan lapisan kulit yang mengeras.
- Mengoleskan pelembab sehingga kulit tetap lembut
- Mengenakan sepatu dan kaus kaki yang nyaman
(Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
-
7 Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak yang Tidak Oksidasi, Mulai 50 Ribuan
-
5 Moisturizer Cowok untuk Mencerahkan Kulit, Nyaman Dipakai dan Tidak Lengket
-
Sunscreen Spray Apakah Efektif Melindungi Kulit? Ini 5 Rekomendasi Mulai Rp60 Ribuan
-
4 Acne Toner Lokal Zinc, Solusi Kontrol Produksi Sebum pada Kulit Berminyak
-
Apa Itu Exfoliating Cleanser? Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS