Suara.com - Nia Ramadhani sempat didiagnosis kekurangan iron atau zat besi ketika kontrol kesehatannya di Amerika. Saat itu, dokter mengatakan bahwa kurangnya zat besi dalam tubuh Nia Ramadhani telah memengaruhi kesehatan tubuhnya.
"Jadi, kemarin pas di Amerika itu dia sempat kontrol, check up. Nah, dokter di Amerika ini sudah bilang kalau iron dia ini bermasalah. Iron dia itu benar-benar jauh di bawah standar dan saturasinya jelek banget," ujar Theresa Wienathan, asisten pribadi Nia Ramadhani dalam tayangan Youtube Nyonya Bos Trans TV, kemarin Senin (1/3/2021).
Theresa mengatakan kurangnya zat besi ini membuat Nia Ramadhani mudah lelah, berpikirnya yang lambat hingga penglihatannya kabur.
"Jadi, selama ini dia pikir itu silinder, mungkin ada juga silinder. Tapi, ternyata si iron ini mempunyai dampak yang sangat besar dalam penglihatan," jelasnya.
Zat besi adalah nutrisi penting dalam tubuh untuk menghasilkan sel darah merah yang sehat. Sayangnya, dilansir dari Hellosehat, tubuh tidak bisa menghasilkan zat besi secara alami kalau tidak dari makanan atau suplemen.
Kekurangan zat besi pun bisa menyebabkan sejumlah komplikasi serius jika tak ditangani dengan baik, antara lain:
1. Masalah jantung
Kekurangan zat besi bisa menyebabkan jantung berdetak lebih cepat. Jantung harus memompa lebih banyak darah untuk mengimbangi kekurangan oksigen dalam darah.
Akibatnya, kondisi ini bisa menyebabkan pembesaran jantung atau gagal jantung. Karena itu, kekurangan zat besi akan memicu masalah jantung.
Baca Juga: Mutasi Baru Virus Corona B117 Ditemukan di Indonesia, Tantangan Makin Berat
2. Masalah kehamilan
Ibu hamil juga rentan mengalami kekurangan zat besi. Jika tak ditangani baik, kekurangan zat besi selama kehamilan akan meningkatkan risiko kelahiran prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah.
3. Masalah pertumbuhan
Bayi dan anak-anak yang kekurangan zat besi bisa mengalami masalah proses pertumbuhan. Selain itu, kekurangan zat besi juga menyebabkan anak-anak jadi rentan terkena infeksi.
Berita Terkait
-
One Pride MMA Hadirkan Preman Pensiun vs Pinter Berantem, Ardi Bakrie Targetkan Fighter RI Go Global
-
Nia Ramadhani Mendadak Harus Operasi, Sakit Apa?
-
Sikap Gelisah Nia Ramadhani saat Makan Kenapa? Gerak-geriknya Jadi Tebak-tebakan
-
Klarifikasi Isu Cerai, Nia Ramadhani: Anak-Anak Saya Jadi Tahu...
-
Diterpa Hoaks Cerai, Nia Ramadhani Emosi Sebut Perasaan Anak Terluka
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?