Suara.com - Saat anak mimisan atau diri sendiri mimisan, kebanyakan orang mungkin akan refleks menengadahkan kepala dengan maksud darah kembali masuk. Tetapi cara itu tidak disarankan secara medis karena bisa menyebabkan muntah.
Meskipun kebanyakan mimisan biasanya tidak serius dan disebabkan oleh apa pun, mulai dari hidung kering hingga mengoreknya terlalu dalam.
Seorang mantan tenaga kesehatan di Inggris, Nikki, membagikan tips cara mengatasi mimisan melalui unggahannya di Instagram dengan nama pengguna @tinyheartseducation. Dia memperagakan cara salah dalam mengatasi mimisan dengan mengarahkan kepala boneka ke atas dan menyumbat hidung yang berdarah dengan tisu.
"Memiringkan kepala mereka ke belakang akan menyebabkan darah mengalir ke perut atau paru-paru, yang dapat menyebabkan muntah atau aspirasi. Jadi ingatlah untuk selalu memiringkan kepala ke depan," kata Nikki dimutip dari Mirror.
Nikki menjelaskan bahwa cara yang benar adalah dengan duduk dan mencondongkan tubuh ke depan dan kepala juga dimiringkan ke depan.
"Anda kemudian harus mencubit hidung tepat di atas lubang hidung selama 10 sampai 15 menit, bernapas melalui mulut. Memegang kantong es di bagian atas hidung dapat membantu mengurangi aliran darah. Tapi bukti yang menunjukkan cara ini tidak terlalu kuat," papar Nikki.
Lembaga Kesehatan di Inggris (NHS) mengatakan bahwa mimisan yang umum, terutama pada anak-anak, sebagian besar hanya perlu perawatan rumah. Tetapi ada beberapa kriteria kasus mimisan yang memerlukan tindakan medis, yakni:
- Jika mimisan dialami anak usia kurang dari 2 tahun
- Sering mimisan
- Memiliki gejala anemia, seperti detak jantung lebih cepat (palpitasi), sesak napas dan kulit pucat
- Sedang minum obat pengencer darah, seperti warfarin
- Memiliki kondisi darah tidak dapat membeku dengan baik, seperti hemofilia
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru