Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengeluarkan pedoman baru pada hari Senin untuk mereka yang telah divaksinasi penuh Covid-19.
Salah satu pedoman tersebbut menyatakan bahwa orang yang telah divaksin Covid-19 penuh dapat berkumpul satu rumah tangga orang-orang yang tidak divaksin, selama orang-orang itu tidak berisiko tinggi.
“Jika kakek nenek telah divaksinasi, mereka dapat mengunjungi putri mereka dan keluarganya meskipun mereka belum divaksinasi, selama anak perempuan dan keluarganya tidak berisiko terkena penyakit parah,” kata Dr. Rochelle Walensky, kepala dari CDC, pada konferensi pers.
Orang yang divaksinasi penuh dapat mulai mengikuti pedoman yang lebih longgar sekitar dua minggu setelah suntikan terakhir mereka, kata badan itu.
Panduan tersebut mengatakan bahwa mereka yang telah menerima suntikan juga dapat berkumpul di dalam ruangan dengan orang lain yang telah divaksin tanpa masker atau jarak sosial.
“CDC merekomendasikan bahwa orang yang divaksinasi penuh dapat mengunjungi orang lain yang divaksinasi penuh dalam pertemuan kecil di dalam ruangan, tanpa memakai masker atau jarak fisik,” kata Walensky pada konferensi pers Gedung Putih.
“Jadi apa artinya jika Anda punya teman, atau Anda dan anggota keluarga sama-sama divaksinasi, Anda bisa makan malam bersama, memakai masker, tanpa menjauhkan diri. Anda dapat mengunjungi kakek-nenek Anda jika Anda telah divaksinasi dan mereka juga pernah, ”katanya.
“Jika kakek nenek telah divaksinasi, mereka dapat mengunjungi putri mereka dan keluarganya meskipun mereka belum divaksinasi, selama anak perempuan dan keluarganya tidak berisiko terkena penyakit parah,” kata Walensky.
Jika orang yang divaksinasi terpapar virus, mereka juga tidak perlu dikarantina atau menjalani tes Covid-19 selama mereka tidak menunjukkan gejala, kata Walensky.
Baca Juga: Kepala BPOM RI: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bisa Disuntikkan Pada Lansia
Tetapi CDC belum mengubah rekomendasinya untuk mendorong perjalanan yang tidak penting bagi orang-orang yang divaksinasi, katanya.
“Kami tahu bahwa banyak varian kami telah muncul dari tempat internasional dan kami tahu bahwa koridor perjalanan adalah tempat di mana orang banyak berbaur,” kata Walensky.
“Kami benar-benar mencoba untuk menahan perjalanan pada periode waktu saat ini, dan kami berharap rangkaian panduan kami berikutnya, akan memiliki lebih banyak ilmu pengetahuan tentang apa yang dapat dilakukan orang yang divaksinasi - mungkin untuk bepergian - berada di antara mereka.”
Dia mengatakan pedoman akan diperbarui karena lebih banyak data tersedia tentang risiko yang ditimbulkan oleh orang yang divaksinasi.
“Tindakan hari ini merupakan langkah pertama yang penting. Itu bukan tujuan akhir kami, ”kata Walensky.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?