Suara.com - Hari ginjal sedunia menjadi momentum tepat untuk mengampanyekan gaya hidup sehat, demi ginjal.
Dilansir Healthline, ginjal bertanggung jawab untuk mengaktifkan vitamin D yang membantu tubuh menyerap kalsium, juga membangun tulang dan mengatur fungsi otot.
Selain itu, ginjal mengatur kadar pH, garam, dan kalium dalam tubuh. Ginjal juga menghasilkan hormon yang mengatur tekanan darah dan mengontrol produksi sel darah merah.
Lalu, bagaimana cara terbaik menjaga kesehatan ginjal?
Lakukan olahraga
Olahraga yang teratur dapat menurunkan risiko penyakit ginjal kronis. Hal ini juga dapat mengurangi tekanan darah Anda dan meningkatkan kesehatan jantung, yang keduanya penting untuk mencegah kerusakan ginjal.
Tidak perlu lari maraton untuk menuai hasil. Lakukan dengan berjalan, berlari, bersepeda, dan menari.
Kontrol gula darah
Seorang yang diabetes atau kondisi dengan gula darah tinggi, dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Selain itu, mengontrol darah juga penting, agar mengurangi dari risiko kerusakan ginjal.
Baca Juga: RS Eka Hospital Pekanbaru Tambah Layanan Hemodialisa atau Cuci Darah
Dan mendeteksi awal lebih baik, sehingga dapat mengambil langkah yang disarankan oleh Dokter untuk mencegah.
Memantau berat badan dan mengkonsumsi makanan sehat
Orang yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas, beresiko mengalami kondisi kesehatan yang dapat merusak ginjal. Termasuk diabetes, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.
Selain itu, pola makan yang sehat juga penting agar tidak terkena penyakit ginjal. Bisa dicoba makanan sehatnya berupa kembang kol, blueberry, ikan, dan biji-bijian.
Minum air mineral
Minum air mineral merupakan faktor yang penting agar ginjal selalu sehat agar tubuh terhidrasi. Manfaat air mineral tentu mengatur kesehatan yang konsisten untuk ginjal Anda.
Berita Terkait
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Waspada Gagal Ginjal Akut Akibat Luka Bakar: Kenali Gejala dan Penyebabnya
-
Waspada! Krim Pemutih Instan yang Anda Pakai Bisa Merusak Ginjal Permanen, Ini Penjelasan Dokter
-
Deteksi Dini Bahaya Tersembunyi, Cek Kesehatan Gratis Tekan Ledakan Kasus Gagal Ginjal
-
Demam? Jangan Buru-Buru Minum Obat, Ini Penjelasan Dokter Soal Penyebabnya!
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya