Suara.com - Vaksin menjadi salah satu harapan untuk menghentikan pandemi virus corona Covid-19.
Tapi, para ahli masih berusaha mempelajari cara kerja vaksin Covid-19 mencegah penyebaran virus corona.
Karena itu, Anda disarankan tetap berhati-hati di tempat umum, seperti memakai masker, menjaga jarak 6 kaki dan menghindari keramaian meski sudah suntik vaksin Covid-19 dua kali.
Baru-baru ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pun mengeluarkan pedoman terbaru bagi orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 2 kali.
Dilansir dari laman resi CDC, ada beberapa aktivitas yang bisa berubah dan tetap tidak berubah setelah Anda suntik vaksin Covid-19 dua kali, salah satunya aturan penggunaan masker.
Aktivitas yang bisa berubah
Jika Anda sudah melakukan suntik vaksin Covid-19 penuh atau sebanyak dua kali, maka Anda bisa melakukan beberapa aktvitas berikut ini.
- Anda bisa berkumpul di dalam ruangan dengan orang-orang yang sudah vaksinasi penuh tanpa memakai masker.
- Anda bisa berkumpul di dalam ruangan dengan orang atau kerabat yang tinggal satu rumah dan belum divaksin tanpa memakai masker, kecuali ada anggota keluarga yang memiliki risiko tinggi menderita parah akibat Covid-19.
- Anda tidak perlu menjauh atau menjalani tes ketika berada di sekitar orang yang terinfeksi virus corona, kecuali bila Anda menunjukkan gejala.
Namun, Anda harus tetap menjauh dari orang lain selama 14 hari atau menjalani tes jika tinggal dalam lingkungan kelompok.
Misalnya, lembaga pemasyarakatan atau fasilitas penahanan dan berada di sekitar orang yang menderita virus corona.
Baca Juga: Bio Farma Siapkan 20,2 Juta Dosis Vaksinasi Mandiri Tahap Pertama
Aktivitas yang tidak berubah
Meskipun Anda sudah suntik vaksin Covid-19 penuh, ada beberapa aktivitas berisiko yang masih belum bisa berubah demi kesalamatan semua orang.
- Anda tetap harus melindungi diri sendiri dan orang lain dalam banyak situasi, seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari keramaian. Lakukan tindakan pencegahan ini ketika Anda berada di muka umum, berkumpul dengan orang yang belum vaksin lebih dari orang dan mengunjungi orang yang berisiko menderita parah akibat Covid-19.
- Anda tetap harus menghidari pertemuan berukuran sedang atau besar.
- Anda tetap harus menunda perjalanan domestik dan internasional.
- Anda tetap harus mewaspadai gejala virus corona Covid-19.
- Anda tetap harus mengikuti panduan atau protokol kesehatan di tempat kerja.
Berita Terkait
-
3 Masker Gel untuk Kulit Kusam, Bikin Wajah Lebih Segar dan Glowing!
-
5 Rekomendasi Masker Rambut dengan Hasil Bak Keratin di Salon, Auto Lembut dan Berkilau
-
6 Masker Alami untuk Atasi Kulit Kering, Bantu Kulit Lebih Lembap dan Sehat
-
5 Rekomendasi Sheet Mask Kolagen untuk Samarkan Penuaan Usia 40 Tahun
-
5 Sheet Mask Kolagen untuk Usia 40-an, Kulit Jadi Kencang dan Glowing
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya