2. Jangan langsung tetapkan hari
Merokok adalah sifat kecanduan. Otak terpikat pada nikotin. Tanpa konsumsi rokok, Anda akan merasa kekurangan. Tanyakan kepada dokter Anda tentang semua metode yang akan membantu, seperti kelas dan aplikasi berhenti merokok, konseling, pengobatan, hingga hipnosis. Anda akan siap untuk hari Anda memilih untuk berhenti merokok.
3. Pertimbangkan terapi penggantian nikotin
Ketika Anda berhenti merokok, penghentian nikotin dapat membuat sakit kepala, memengaruhi suasana hati, atau menguras energi Anda. Penggantian nikotin dapat mengekang dorongan ini. Penelitian menunjukkan bahwa permen karet nikotin, pelega tenggorokan, dan koyo menurunkan hasrat untuk merokok.
4. Minta dukungan orang terdekat
Beri tahu teman, keluarga, dan orang lain yang dekat dengan Anda bahwa Anda sedang mencoba untuk berhenti merokok. Mereka dapat mendorong Anda untuk terus maju, terutama ketika tergoda untuk menyalakannya. Anda juga dapat bergabung dengan kelompok pendukung atau berbicara dengan seorang konselor. Terapi perilaku adalah jenis konseling yang membantu Anda mengidentifikasi dan tetap berpegang pada strategi berhenti merokok. Bahkan beberapa sesi dapat membantu.
5. Beri diri Anda istirahat
Salah satu alasan orang merokok adalah karena nikotin membantu mereka rileks. Setelah berhenti, Anda memerlukan cara baru untuk melepas lelah. Ada banyak pilihan. Anda dapat berolahraga untuk mengeluarkan tenaga, mendengarkan musik favorit, terhubung dengan teman, memanjakan diri dengan pijatan, atau meluangkan waktu untuk hobi. Cobalah untuk menghindari situasi stres selama beberapa minggu pertama setelah berhenti merokok.
6. Hindari alkohol dan pemicu lainnya
Saat Anda minum, lebih sulit untuk tetap berpegang pada tujuan dilarang merokok. Jadi cobalah untuk membatasi alkohol saat Anda pertama kali berhenti. Begitu juga jika Anda sering merokok saat minum kopi, gantilah dengan teh selama beberapa minggu. Jika Anda biasanya merokok setelah makan, carilah hal lain untuk dilakukan, seperti menyikat gigi, berjalan-jalan, mengirim pesan kepada teman, atau mengunyah permen karet.
7. Coba lagi
Banyak orang mencoba beberapa kali sebelum berhenti merokok untuk selamanya. Jika mengalami kelambuhan, jangan putus asa. Sebaliknya, pikirkan tentang apa yang menyebabkan Anda kambuh, seperti emosi atau situasi saat ini. Gunakan itu sebagai kesempatan untuk meningkatkan komitmen Anda untuk berhenti.
8. Makan buah dan sayuran
Jangan mencoba diet saat Anda berhenti merokok. Terlalu banyak kekurangan dapat dengan mudah menjadi bumerang. Cobalah makan lebih banyak buah, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Ini bagus untuk seluruh tubuh Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma