Suara.com - Penggunaan kutek secara sering dapat membuat kuku menjadi kuning. Ada beberapa alasan mengapa kutek mengubah warna kulit.
Berdasarkan SELF, ada tiga kemungkinan mengapa kuku berubah menjadi kuning:
- Alasan yang paling mungkin adalah reaksi warna. Kutek berwarna lebih gelap dapat menodai warna kuku asli karena reaksi kimia antara pewarna dan pelat kuku.
Namun, reaksi ini tidak terjadi pada semua orang. Perubahan ini juga dapat memakan waktu beberapa hari hingga minggu untuk terjadi.
- Ada kemungkinan formaldehida (bahan pemoles umum) yang menyebabkan perubahan warna ini terjadi. Bahan kimia ini dapat bereaksi dengan protein keratin di kuku dan membuatnya rapuh serta kuning.
- Meski jarang terjadi, perubahan warna kuku bisa mengindikasikan adanya infeksi.
Bagaimana cara mencegahnya?
- Jangan mengikis area yang mengalami perubahan warna karena dapat merusak dan melemahkan kekuatan kuku.
- Gunakan warna kutek yang lebih terang.
- Kenakan lapisan dasar untuk melindungi kuku.
- Cari kutek yang tidak mengandung formaldehida pada daftar bahannya.
- Berhenti memakai kutek dan tunggu kuku yang baru tumbuh.
- Jangan memakai kutek gelap dalam jangka waktu lama.
Jadi, rawat kuku secara tepat, kenakan lapisan pelindung, dan bersihkan cat kuku secara teratur.
Baca Juga: Syahrini Manja Pamer Digigit Nyamuk, Warganet Malah Ribut Bahas Kutek
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini