Suara.com - Daewoong Pharmaceutical Korea dan PT. Daewoong Infion akan melakukan uji klinis casmostat dan niclosamide pada pasien Covid-19 di Indonesia.
Camostat sendiri merupakan zat yang terbukti mampu menghambat pertumbuhan virus dengan cara mencegah peleburan membran virus dengan sel inang dalam tubuh manusia serta meredakan peradangan.
Saat ini, kata CEO PT. Daewoong Infion Suh Chang Woo, pihaknya sedang melakukan uji klinis fase II-b dan III terhadap pasien Covid-19 bergejala ringan, melakukan uji klinis fase III terhadap pasien bergejala akut, dan melakukan uji klinis fase III untuk menguji kesesuaian camostat sebagai pengobatan pencegahan di Korea secara bersamaan.
"Pada uji klinis 2a, Daewoong telah menemukan bahwa pasien bergejala ringan atau tanpa gejala lebih cepat pulih setelah diberikan Camostat dibandingkan dengan kelompok pasien yang diberikan plasebo. Sehingga Camostat kemungkinan dapat digunakan sebagai pengobatan Covid-19," jelas dia dalam siaran pers yang Suara.com terima.
Dalam uji klinis ini, perusahaan bekerja sesuai standar internasional, termasuk dalam hal instalasi fasilitas dan manajemen pasien di rumah sakit yang dipilih oleh The National Institute of Health Reserach and Developmentmnet (NIHRD), yang merupakan sebuah organisasi afiliasi pemerintah Indonesia.
Sedangkan niclosamide merupakan senyawa obat yang efektif sebagai terapi “all-in-one” untuk mengobati Covid-19. Dalam uji klinis yang dilakukan terhadap subjek hewan, niclosamide telah terbukti mampu memusnahkan virus, menurunankan cytokine storm, dan meredakan sesak napas.
"Daewoong Pharmaceutical Korea saat ini juga sedang menjalani uji klinis niclosamide fase I di Korea, Australia, dan India, dan berencana untuk mengumumkan hasil uji klinis fase II yang dilakukan di berbagai negara pada paruh pertama tahun 2021," jelas dia.
Terkait uji klinis camostat dan niclosamide di Indonesia, Daewoong kata dia, telah mendapatkan persetujuan melalui penandatanganan MoU Uji Klinis pengobatan Covid-19 dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI).
Pertemuan yang diadakan di Millennium Hilton Hotel, Seoul, pada tanggal 30 Maret 2021 ini melibatkan Kementrian Kesehatan Indonesia-Korea.
Baca Juga: Pulang ke Korsel Pakai Ambulans Udara, Penyakit Kronis Shin Tae-yong Kambuh
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadakin, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI Dr. Slamet MHP, dan CEO PT. Daewoong Infion Suh Chang Woo, CEO menghadiri pertemuan tersebut secara online dari Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?