Suara.com - Tubuh manusia terdiri dari beberapa kelanjar, salah satunya adalah kelenjar tiroid. Jika Anda tidak bisa menjaga kelenjar, maka Anda akan mudah terserang oleh penyakit bernama hipotiroidisme.
Ini merupakan suatu kondisi di mana kelenjar tiroid tidak mampu menghasilkan cukup hormon dalam tubuh. Beberapa gejala utamanya termasuk kelelahan, kulit kering, penambahan berat badan, sembelit, dan rambut rontok.
Lalu bagaimana cara mengatasi rambut rontok yang diderita oleh pasien tiroid? Dilansir melalui Healthshots, sebelum mengatasi, Anda harus mengetahui apakah kerontokan rambut yang Anda alami diakibatkan oleh tiroid atau bukan.
Lalu, bagaimana cara mengidentifikasi apakah rambut rontok Anda dipicu oleh tiroid :
Jika kerontokan tersebut disebabkan oleh tiroid, maka Anda akan melihat penipisan rambut di alis Anda. Anda juga akan melihat bintik-bintik botak di kepala. Kemudian rambut mungkin tumbuh tetapi untuk waktu yang singkat, dan mungkin mulai rontok lebih awal. Terakhir, seluruh rambut Anda mungkin tampak lebih tipis.
Sekarang, saatnya mencari tahu bagaimana bisa menghentikan kerontokan rambut yang disebabkan oleh tiroid:
1. Pantau asupan zat besi dalam makanan Anda
Zat besi adalah salah satu mineral terpenting agar tiroid berfungsi dengan baik. Kekurangannya dapat memicu beberapa masalah, termasuk rambut rontok. Pertimbangkan untuk mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging merah, kacang-kacangan, makanan laut, sayuran berdaun hijau, telur buah kering, dan sebagainya. Bersamaan dengan zat besi, pastikan untuk mengonsumsi nutrisi lain seperti seng, biotin, vitamin, selenium, dan lisin karena dapat mempercepat pertumbuhan rambut.
2. Oleskan minyak esensial
Bukan berarti minyak esensial secara ajaib membantu Anda memproduksi hormon tiroid, tetapi minyak esensial dapat memperbaiki gejala tiroid. Minyak esensial dikenal dapat meningkatkan pertumbuhan rambut, oleh karena itu minyak ini dapat membantu Anda mengatasi masalah dengan lebih baik!
Baca Juga: Studi: Covid-19 dapat Menyebabkan Peradangan Kelenjar Tiroid
3. Tambahkan makanan antiinflamasi
Langkah selanjutnya dalam membalikkan rambut rontok tiroid Anda adalah memastikan Anda tidak mengonsumsi makanan yang membuat peradangan seperti makanan olahan, makanan yang digoreng, dan gula. Anda dapat mengonsumsi makanan anti-inflamasi seperti kunyit dan jahe yang kemungkinan besar dapat meningkatkan fungsi endokrin. Kelenjar tiroid Anda adalah bagian dari sistem endokrin Anda dan meningkatkan sistem endokrin Anda dapat membantu gejala tiroid.
4. Sertakan herbal dalam diet Anda
Selain makan makanan kaya nutrisi, Anda juga perlu menambahkan beberapa herbal ke dalam makanan Anda seperti palmetto, cengkeh merah, black cohosh, dan dong quai. Tumbuhan ini dikenal dapat merawat kesehatan rambut Anda. Anda juga bisa menambahkan ramuan kayu manis dan ketumbar yang dikatakan dapat membantu meningkatkan metabolisme, yang penting untuk fungsi tiroid yang rendah.
5. Kontrol konsumsi yodium
Meskipun menambahkan lebih banyak yodium ke makanan Anda dapat meningkatkan metabolisme dan mencegah kelenjar tiroid membesar, ingat terlalu banyak yodium juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan, yang semakin memperburuk gejala tiroid, termasuk rambut rontok.
6. Berlatih yoga dan meditasi
Berlatih yoga dan meditasi secara teratur dapat membantu mengurangi tingkat stres dalam tubuh Anda. Karena stres dan tiroid memiliki keterkaitan yang kuat, oleh karena itu, meditasi dan yoga dapat membantu mengelola gejala tiroid Anda dan dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan. Dan itu berarti Anda akan melihat perbedaan besar pada rambut rontok Anda!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial