Suara.com - Beberapa orang mungkin memiliki kebiasaan harus tidur menggunakan guling atau bantal khusus yang dijepit di antara kedua kaki. Tapi, banyak pula yang hanya terbiasa tidur dengan bantal di kepala saja.
Padahal tidur pakai guling di antara kedua kaki bisa memberikan manfaat kesehatan lebih banyak. Penggunaan guling bisa membantu tubuh Anda dalam berbagai cara dan membantu tidur lebih nyenyak.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, 4 alasan Anda harus tidur menggunakan guling atau bantal khusus di antara kedua kaki.
1. Meningkatkan sirkulasi darah
Tidur dalam posisi kedua kaki menjepit guling atau bantal kecil akan membantu melancarkan aliran darah di tubuh.
Cara ini bisa menghilangkan tekanan dari pembuluh darah dan memudahkan sirkulasi darah, membantu organ berfungsi baik dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta meredakan varises.
2. Mencegah tidur mendengkur
Menurut para ahli, tidur miring ke kiri adalah posisi terbaik bagi orang yang sering tidur mendengkur. Tapi, tidur miring bisa memberi tekanan pada punggung dan pinggul.
Sehingga Anda disarankan meletakkan guling atau bantal kecil di antara kedua kaki agar lebih rileks.
Baca Juga: Belum Terima Vaksin, Pedagang di Bantul Akui Masih Khawatir Berjualan
3. Mengurangi stres pada lutut
Jika nyeri lutut sering membuat Anda terjaga di malam ini, cobalah tidur menggunakan guling atau bantal kecil di antara kedua kaki. Cara ini bisa membantu Anda rileks dan meringankan rasa sakit.
Jika Anda tidur telentang, letakkan bantal atau guling di bawah lutut. Jika tidur posisi miring, letakkan guling atau bantal kecil di antara lutut.
4. Membantu mempertahankan posisi tidur
Posisi tidur yang salah bisa menyebabkan nyeri punggung, panggul dan sendi. Jadi, tidur menggunakan guling di antara kedua kaki bisa mengurangi tekanan pada punggung bawah dan tulang belakang Anda.
Jika Anda tidur telentang, letakkan guling atau bantal kecil ini di bawah tulang punggung untuk membantu tubuh tetap sejajar dalam postur yang baik.
Berita Terkait
-
3 Cara Aman Tidur di Mobil Saat Perjalanan Jauh: Solusi Tubuh Bugar Tanpa Masuk Angin
-
5 Rekomendasi Bantal Empuk untuk Lansia, Setara King Koil Versi Murah Meriah
-
4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur
-
4 Bantal Terbaik Empuk Mirip di Hotel untuk Lansia, Anti Sakit Leher Mulai Rp100 Ribuan
-
Kamu Yang Tidur di Sebelah Kiri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital