Suara.com - Saat berada di tempat publik atau dalam suasana hening seperti rapat, mungkin Anda merasa sungkan untuk bersin sehingga memilih menahannya. Namun tahukah Anda? Menahan bersin bisa saja menyebabkan masalah serius.
Saat lendir, alergen, atau benda seperti serangga masuk ke hidung kita, naluri tubuh adalah membuangnya segera melalui bersin. Diafragma dan otot di antara tulang rusuk kita berkontraksi untuk mengeluarkan apa pun yang ada di hidung kita. Ini adalah refleks otomatis (dan sebagian besar tidak terkendali), dirancang untuk menjaga jalan napas kita tetap terbuka.
Mengutip Healthline, bersin dapat mengeluarkan tetesan lendir dari hidung dengan kecepatan hingga 100 mil per jam!
Jika seseorang menahan bersin, maka sangat meningkatkan tekanan di dalam sistem pernapasan hingga sekitar 5 hingga 24 kali lipat yang disebabkan oleh bersin itu sendiri.
Para ahli mengatakan menahan tekanan tambahan ini di dalam tubuh Anda dapat menyebabkan potensi cedera, yang bisa menjadi serius.
Hal tersebut dikarenakan saat semua akses mengeluarkan bersin tertutup, semua udara jadi harus pergi ke tempat lain, yang bisa menyebabkan kerusakan tak terduga.
"Jika Anda mencoba untuk menekan kecepatan udara yang keluar dari paru-paru, maka Anda dapat menyebabkan kerusakan pada telinga tengah, di mana tulang pendengaran berada," kata Jeffery Gallups, MD, pendiri dan direktur The THT Institute di Atlanta.
Kekuatan udara yang didorong dengan kecepatan tinggi ke dalam tabung Eustachius dapat mempengaruhi gendang telinga dan tulang-tulang kecil yang bergetar saat kita mendengar suara.
Selain memengaruhi area pendengaran, daftar konsekuensi yang mungkin terjadi dari menahan bersin termasuk vertigo, hernia, perubahan penglihatan , dan pecahnya aneurisma, kata Christopher Chang, MD, ahli bedah kepala dan leher Warrenton, yang berbasis di Virginia dengan Konsultan THT Fauquier, mengutip The Healthy.
Baca Juga: Para Ibu Harus Tahu, Tips Mengeluarkan Lendir pada Bayi Saat Pilek
Karena tidak ada cara tepat untuk menahan bersin secara aman, lanjutkan saja dan biarkan bersin itu keluar. Tapi tetap pertimbangkan orang-orang di sekitar Anda, jadi sebaiknya bersin ke dalam tisu atau lekukan siku lalu segera buang tisu tersebut dan cuci tangan untuk menyingkirkan kuman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi