Suara.com - Kisah ibu hamil yang melahirkan dibantu oleh dukun beranak viral di media sosial. Dalam foto yang beredar, seorang petugas kesehatan awalnya bercerita, jika dirinya pernah kedatangan seorang pasien di usia kehamilan 41 minggu.
Saat diperiksa, lanjut dia, janin dalam posisi sungsang atau letak kepalanya berada di bagian atas.
Sayangnya, si ibu saat itu sudah merasakan kontraksi.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan akhirnya dokter memutuskan pasien harus dirujuk ke rumah sakit untuk melahirkan secara caesar," tulisnya dalam unggahan tersebut seperti yang dibagikan akun Instagram @mak_inpoh.
Namun setelah diberi rujukan, bukannya segera ke rumah sakit, pasien tersebut malah nekat melahirkan di rumah dengan bantuan seorang dukun beranak.
Tak disangka, keputusan pasien tersebut malam membuat dirinya terjebak dalam kondisi yang mengkhawatirkan.
"Dan inilah yang terjadi. Kepala bayi tersangkut dan tidak bisa keluar. Rahim pecah akibat didorong dengan paksa untuk mengeluarkan kepala bayi oleh dukun beranak," lanjut kisah tersebut.
Akhirnya, kata petugas kesehatan itu si pasien tetap menjalani operasi untuk menyelamatkan dirinya dan bayinya.
Ia pun berpesan agar kisah tersebut bisa dijadikan pelajaran agar tidak ada kejadian seperti itu lagi.
Baca Juga: Viral Pria Salat Lupa Salam, Publik: Mending Lupa Salam daripada Lupa Salat
Unggahan ini tentu menarik banyak warganet untuk berkomentar. Rata-rata, mereka tak habis pikir dengan keputusan ibu tersebut.
"Mungkin dia pikir kalau sc (caesar) makan biaya cukup banyak. Makanua gak sanggup akhirnya ke dukun beranak," kata @arumi_rumi.
"Jangan ngeyel sama dokter. Uang bisa dicari. Kalau nyawa mau dicari ke mana?," tulis @suryaniaprillia.
"Kalau nggak mau dengar saran dokter kenapa tetap periksa. Mana rahimnya pecah, anak pertama lagi. Ya Tuhan," ujar @adehr85.
Berita Terkait
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok
-
Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
-
Nizam Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ibu Kandung Punya Firasat 3 Hari Sebelumnya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi