Suara.com - Memiliki fungsi yang penting bagi tubuh, kesehatan ginjal wajib dijaga sejak dini.
Ginjal berfungsi membuat sisa metabolisme, racun, dan garam dari tubuh. Apabila ginjal rusak, maka risiko komplikasi mengintai, mulai dari anemia, gangguan elektrolit, sampai malnutrisi.
Dilansir OkaDoc, fungsi ginjal sangat beragam mulai dari mengekstrak bahan limbah, kelebihan air, dan kotoran lainnya dari aliran darah.
Ginjal juga berfungsi untuk mengatur kadar cairan tubuh, melepaskan hormon yang mengatur tekanan darah, saraf, otot, dan jaringan lain dalam tubuh manusia.
Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan ginjal yang baik dan benar?
Pikirkan ginjal Anda sebagai tanaman yang membutuhkan Air, Air, Air!
Minumlah air yang cukup sepanjang hari, untuk mengeluarkan minimal 1,5 liter urine. Idealnya, Anda harus minum 2,5 atau 3 liter air sepanjang hari.
Tip: minum air dengan sedotan, itu akan meningkatkan asupan air Anda!
Kendalikan asupan protein Anda dengan hati-hati
Baca Juga: Waspada! 4 Kebiasaan Ini Berisiko Sebabkan Batu Ginjal
Beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa meskipun Anda tidak menderita penyakit ginjal, tetapi asupan protein Anda tinggi, Anda mungkin berisiko lebih besar mengalami kerusakan ginjal.
Ini sangat penting bagi orang yang mengonsumsi protein secara artifisial (melalui bubuk protein dan protein shake) dan akhirnya mengonsumsi lebih dari jumlah yang dibutuhkan.
Tip: sebagai aturan, Anda bisa makan 1 gram protein per kilogram asupan tubuh ideal per hari.
Jangan menggunakan obat penghilang rasa sakit dan obat-obatan secara berlebihan
Orang cenderung mengonsumsi obat pereda nyeri dan obat bebas tanpa memikirkan ancaman obat ini terhadap ginjal mereka.
Obat ini dapat merusak ginjal jika obat dalam dosis berat diminum terus menerus selama dua sampai tiga tahun.
Berita Terkait
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Waspada Gagal Ginjal Akut Akibat Luka Bakar: Kenali Gejala dan Penyebabnya
-
Waspada! Krim Pemutih Instan yang Anda Pakai Bisa Merusak Ginjal Permanen, Ini Penjelasan Dokter
-
Deteksi Dini Bahaya Tersembunyi, Cek Kesehatan Gratis Tekan Ledakan Kasus Gagal Ginjal
-
Demam? Jangan Buru-Buru Minum Obat, Ini Penjelasan Dokter Soal Penyebabnya!
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya