Suara.com - Tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet menagih janji Kementerian Kesehatan terkait insentif yang belum juga turun. Apa kata Kemenkes?
Dalam konferensi pers hari ini, Jumat (7/5/2021), Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemenkes, Trisa Wahyuni Putri, mengatakan bahwa insentif nakes untuk RSDC akan segera dibayarkan.
Ia mengatakan insentif untuk bulan Desember 2020 sudah melalui proses pencairan. Diharapkan, insentif keluar sore ini.
"Mudah-mudahan bisa keluar sore ini, atau paling lambat besok pagi," tutur Trisa dalam konferensi pers.
Trisa menjelaskan sepanjang tahun 2020, tepatnya mulai Maret hingga Novembers 2020, sudah kurang lebih Rp 63 miliar insentif yang dikeluarkan untuk relawan di RSDC.
Sementara untuk insentif Desember 2020 terlambat mengingat seluruh pengeluaran negara wajib melalui verifikasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Setelah ada verifikasi baru bisa keluarkan dananya," ujarnya lagi.
Trisa juga menyebut bahwa seluruh dana insentif nakes RSDC akan diberikan langsung kepada para relawan yang bertugas.
"Karena relawan nakes di RSDC berada di bawah Badan PPSDM, sejak tahun 2020 insentif sudah ditransfer langsung ke masing-masing relawan," tuturnya.
Baca Juga: Update 7 Mei 2021: RSD Wisma Atlet Rawat 1.368 Pasien Covid-19
Sebelumnya diberitakan, insentif tenaga kesehatan yang bertugas dalam penanganan Covid-19 tahun 2020 telah dibayarkan oleh Kementerian Kesehatan. Total telah Rp 580 miliar yang dibayarkan hingga 5 Mei 2021.
Sementara itu, untuk usulan pencairan insentif nakes di rumah sakit daerah tercatat ada 2.740 fasyankes yang mengisi data di aplikasi dengan nilai usulan sebesar Rp 405,7 miliar. Untuk pembayaran insentif nakes tahun 2021, hingga saat ini dalam proses persetujuan sebesar Rp 148 miliar dengan jumlah nakes 22.603 orang.
Berita Terkait
-
PGAS Perluas Pasok Jargas ke Rusun Wisma Atlet
-
Tinjau Calon Sekolah Rakyat, Mensos Pastikan Wisma Atlet Jalak Harupat Cuma Sementara
-
Wisma Atlet Kemayoran Akan Dijadikan Hunian untuk Warga Miskin dan PNS
-
10 Tahun Penjara dan Bebas, Angelina Sondakh Pakai Heels Mewah Rp 14 Juta
-
DPRD Minta Pemprov DKI Pinjam Wisma Atlet untuk Warga Eks Kampung Bayam
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?