Suara.com - Tim Mitigasi Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat jumlah dokter yang meninggal akibat terinfeksi virus corona mencapai 376 orang, data per 3 Mei 2021. Dari jumlah tersebut, 85 persen di antaranya merupakan dokter laki-laki.
Anggota Tim Mitigasi Covid-19 PB IDI dr. Ulul albab, Sp.OG., menyampaikain bahwa total dokter laki-laki yang meninggal ada sebanyak 310 orang dan dokter perempuan 56 orang.
"Sampai sekarang data PB IDI memang mencatat bahwa dokter laki-laki paling banyak meninggal akibat Covid-19 sejak 2020," kata dokter Ulul dalam webinar daring, Minggu (9/5/2021).
Kondisi itu terjadi, menurut dokter Ulul, mayoritas pelayanan Covid-19 memang lebih banyak dilakukan oleh dokter laki-laki. Sebab ada banyak pertimbangan jika menugaskan dokter perempuan untuk menangani pasien Covid.
"Kalau perempuan banyak masalahnya, misalnya hamil, enggak dapat izin keluarga, dan sebagainya. Sehingga lebih sedikit perempuan dan juga lebih banyak laki-laki," katanya.
Sedangkan dilihat dari faktor usia, kebanyakan dokter yang meninggal dalam rentang usia 56-60 tahun juga 66-70 tahun. Sebanyak 56 orang meninggal dari masing-masing kedua kelompok usia tersebut. Oleh sebab itu, lanjut dr. Ulul, PB IDI telah menetapkan aturan agar dokter yang sudah berusia lanjut tidak terlalu dilibatkan dalam penanganan pasien Covid-19.
"Tim mitigasi PB IDI berikan rekomendasi tidak melibatkan teman sejawat yang di atas 60 tahun untuk memberikan pelayanan Covid. Kalau bisa dihindarkan teman-teman yang di atas 60 tahun atau jika memang kondisi fisik tidak memungkinkan untuk sementara tidak diikutsertakan," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital