Suara.com - Penyakit kronis mulai dari diabetes hingga stroke rentan dikaitkan sebagai masalah kesehatan yang kerap dialami lansia.
Padahal menurut dokter, ada satu lagi masalah kesehatan yang juga bisa dialami lansia namun jarang terdeteksi, yakni kurang gizi.
Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK(K), pakar gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), menekankan pentingnya memelihara kesehatan gizi lansia.
"Orang tua, khususnya yang berusia lebih dari 60 tahun cenderung lebih rentan terhadap kekurangan nutrisi dan berbagai masalah gizi lainnya, bahkan bisa sampai mengalami malnutrisi," tutur dr Fiastuti, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, baru-baru ini.
Ia mengatakan pemenuhan nutrisi bukan hanya bisa mencegah lansia mengalami kurang gizi, namun juga bisa membantu pemeliharaan kesehatan dan juga mengurangi risiko penyakit kronis.
dr Fiastuti mengatakan setidaknya ada 6 nutrisi yang wajib dikonsumsi lansia agar bebas dari masalah kesehatan.
"Nutrisi harian yang mengandung protein, serat, omega 3 dan 6, vitamin, mineral serta antioksidan sangatlah penting untuk menjaga kesehatan lansia terutama untuk menjaga agar lansia tetap aktif," paparnya.
Untuk mendapatkan nutrisi-nutrisi tersebut, para lansia disarankan mengonsumsi lebih banyak buah, sayuran, daging tanpa lemak, serta ikan, para lansia juga disarankan mengonsumsi nutrisi tambahan seperti susu karena mudah dicerna, terutama susu yang kaya dengan kandungan tinggi protein, Vitamin D, Vitamin B-12, kalsium dan serat.
Christofer Samuel Lesmana, Group Business Unit Head Entrasol KALBE Nutritionals, mengatakan bahwa tidak ada kata terlambat untuk meningkatkan kesehatan agar kualitas hidup lansia lebih baik.
Baca Juga: Jelang Hari Lanjut Usia Nasional 2021, Ini Tips Agar Lansia Tetap Aktif
Ia mengatakan, menjalani usia senja dengan tetap aktif merupakan impian bagi setiap orang.
"Oleh karena itu, Entrasol sangat bersemangat untuk menyebarkan edukasi secara masif, sehingga warga lansia khususnya di Indonesia bisa mendapatkan asupan nutrisi setiap hari yang tepat. Entrasol yang diformulasikan khusus dengan kandungan tinggi protein serta dilengkapi ekstrak buah zaitun mendukung lansia agar bisa tetap aktif, sehat, dan menjalani usia senjanya dengan bahagia,: tutup Christofer Samuel Lesmana.
Berita Terkait
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan