Suara.com - Ketakutan atas kemungkinan gelombang ketiga virus corona meningkat. Dikatakan bahwa gelombang ketiga mungkin menyerang anak-anak lebih keras daripada orang dewasa.
Pemerintah sudah mulai merencanakan bagaimana menangani krisis dan membuat pengaturan yang diperlukan. Akademi Pediatri India telah memberikan perincian kepada pemerintah pusat tentang seberapa efektif anak-anak dapat diselamatkan dari virus jika gelombang ketiga menyerang.
Para dokter telah memperingatkan bahwa lebih dari infeksi Covid-19 itu sendiri, efek sampingnya dapat menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan.
Ini dapat dibandingkan dengan mukormikosis, infeksi jamur hitam yang mengancam jiwa di antara pasien Covid-19 dan mereka yang sembuh darinya.
Sebuah survei serum sedang dilakukan di Karnataka oleh beberapa dokter di mana anak-anak yang mengunjungi rumah sakit untuk penyakit sedang diuji antibodi Covid-19. Hasilnya, 30 persen anak-anak telah terinfeksi dan sembuh.
Karena sebagian besar orang dewasa yang terinfeksi tinggal di rumah, anak-anak mudah terpajan virus. Kabar baiknya adalah sebagian besar anak-anak telah mengatasi infeksi tanpa disadari.
Menurut para ahli, Covid-19 sendiri mungkin tidak berdampak serius pada anak-anak di gelombang ketiga, tetapi komplikasi parah lainnya seperti Multisystem Inflammatory Syndrome (MSIC) akibat COVID dapat berubah menjadi masalah yang lebih besar. MSIC adalah komplikasi baru, yang sekarang terjadi sebagai produk sampingan dari Covid-19. Biasanya, anak-anak menderita ini setelah lima-enam minggu pemulihan.
Tingkat kekebalan tidak berkembang pada anak-anak secepat pada orang dewasa. Kondisi ini dapat memengaruhi jantung pada 90 persen kasus, yang dapat menimbulkan ancaman pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan.
Anak-anak yang lebih kecil tidak memiliki cukup reseptor di paru-paru, sehingga kerusakan parah akibat Covid-19 diperkirakan akan jauh lebih sedikit.
Baca Juga: Benarkah Vaksin Covid-19 Mengandung Magnet? Ini Penjelasan Satgas
Masalah terbesar dengan MISC adalah kecepatan di mana kondisi memburuk. Beberapa gejala awal berupa demam dan ruam di sekujur tubuh. Ruam ini tidak gatal dan merupakan indikasi bahwa itu bukan karena alergi.
Dalam beberapa kasus, demam dan ruam disertai dengan penurunan denyut nadi dan tekanan darah. Dalam kasus seperti itu, anak harus segera dilarikan ke rumah sakit. Anak harus diawasi dengan ketat dan mungkin juga membutuhkan perawatan ICU dalam kasus seperti itu. Semuanya terjadi begitu cepat sehingga kondisinya bisa kritis dalam 24-48 jam.
Diagnosis dini adalah kuncinya dan orang harus diberi tahu tentang gejalanya sehingga rawat inap dapat dihindari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin