Suara.com - Staycation atau berlibur menginap di hotel memang sedang tren belakangan ini. Padahal menginap di hotel bisa memicu berbagai penyakit.
Selain Covid-19, menginap di hotel bisa menyebabkan berbagai penyakit karena lingkungan hotel itu sendiri. Melansir dari Everyday Health, berikut lima alasan mengapa hotel bisa menjadi biang masalah kesehatan, antara lain:
1. Risiko Tinggi Bersentuhan dengan Kuman dan Virus
Kebanyakan orang tahu bahwa virus dan bakteri dapat berlama-lama di permukaan seperti gagang pintu dan toilet, terutama di tempat umum seperti hotel. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kuman tertinggi ditemukan di tempat-tempat seperti remote TV dan sakelar lampu.
“Bisakah Anda menangkap Covid-19 dari remote control? Secara teoritis, ya, tetapi dalam praktiknya, saya rasa ini belum pernah melihatnya,” kata Paul Pottinger, MD, seorang dokter penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Washington di Seattle.
“Ada infeksi lain selain Covid-19, seperti flu biasa dan flu dan beberapa virus perut yang dapat menyebar melalui permukaan yang bersentuhan,” kata Martin Cohen, ScD, profesor ilmu lingkungan dan kesehatan kerja di University of Washington. Sekolah Kesehatan Masyarakat di Seattle.
Masih masuk akal untuk membersihkan permukaan seperti sakelar lampu, gagang pintu, dan remote segera setelah Anda memasuki kamar hotel untuk pertama kalinya. “Mencuci tangan secara menyeluruh dan sering adalah cara penting untuk mengurangi risiko sakit,” Kata Dr. Cohen.
2. Kualitas Udara yang Buruk
Meskipun permukaan tidak menimbulkan risiko Covid-19 yang signifikan, Anda mungkin bertanya-tanya tentang tetesan yang sangat halus dan partikel kecil (disebut aerosol) yang mungkin tertinggal di udara jika orang yang menempati ruangan sebelum Anda menderita Covid-19.
Baca Juga: Pentingnya Memilih Alat Kesehatan Dalam Menghadapi New Normal
Cara utama penyebaran virus adalah melalui paparan langsung ke orang yang terinfeksi. Namun, ada kemungkinan aerosol dapat menimbulkan ancaman bahkan setelah seseorang dengan Covid-19 meninggalkan ruangan.
Oleh karena itu, pilih hotel dengan sistem ventilasi yang baik. Kunjungi situs web hotel sebelum Anda pergi atau menelepon untuk menanyakan tentang sistem yang mereka miliki dan seberapa sering mereka mengganti filter udara.
3. Kamar Mandi Bisa Jadi Zona Berbahaya
Kuman sebenarnya mungkin paling tidak mengkhawatirkan Anda di kamar mandi hotel karena kuman dan bakteri yag sangat mungkin bersarang.
“Hotel memiliki air panas yang disetel pada suhu yang lebih tinggi daripada di kebanyakan rumah, jadi Anda perlu mengukur suhu dengan tepat,” kata Gaylen M. Kelton, MD, profesor kedokteran keluarga klinis di Indiana University School of Medicine.
Kelton mengatakan bahwa jika Anda tidak akan minum air keran di tempat lain dalam perjalanan Anda, jangan lakukan juga di hotel. Itu berarti menggunakan air kemasan untuk minum dan menggosok gigi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya