Suara.com - Hampir setiap pasangan menikah tentu ingin segera punya anak. Tapi, tidak semua bisa segera memiliki momongan beberapa saat setelah menikah.
Tidak jarang bahwa hal itu membuat frustasi dan gundah. Memang kondisi itu menjaid pukulan bagi banyak pasangan. Tapi, kamu sebenarnya tidak sendiri.
Sejumlah selebriti ternama juga mengalami masalah yang sama. Dalam keterangan tertulisnya, Pusat Fertilitas Bocah Indonesia, merupakan one stop fertility center yang fokus pada permasalahan infertilitas suami dan istri, menggandeng selebriti yakni Irine Septiani, Dea Ananda, Dhini Aminarti, Wardah Maulina , dan Lidia Fang, untuk mengajak masyarakat untuk Sadar Subur.
“Amat penting untuk berkonsultasi ke dokter sebelum menikah sehingga tidak ada penyesalan” Ujar Dhini Aminarti.
Hal tersebut tentunya merupakan tindakan awal yang dapat ayah bunda lakukan ketika merencanakan program hamil. Hindari untuk berpikiran negatif sebelum mengetahui diagnosanya.
“Percaya dan jangan pernah berhenti karena kalau udah punya faith pasti akan diberikan jalan” Sahut Dea Ananda untuk mendukung semua pejuang dua garis.
Permasalahan fertilitas ternyata berbeda-beda tergantung keluhan yang dialami oleh setiap pasien. Dea mengutarakan bahwa keluhan yang dialami nya yaitu haid tidak teratur atau disebut dengan endometriosis.
Berbeda dengan Irine, yang mengalami PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome) atau gangguan hormon pada wanita ketika di usia subur. Tetapi sebenarnya, bukan hanya bunda saja yang perlu untuk berkonsultasi namun ayah pun demikian.
“Kita harus mengetahui terlebih dahulu permasalahan nya dan jangan hanya fokus kepada istri saja tetapi suami juga untuk berjuang bersama” ujar Wardah Maulina yang kini tengah mengandung. Sehingga, dengan berkonsultasi ke dokter ayah dan bunda dapat mengetahui tindakan yang tepat.
Baca Juga: Kencing Habis Seks Tetap Bikin Hamil, Seberapa Lama Sperma Bisa Bertahan?
Selain permasalahan fertilitas, ayah dan bunda juga dapat melakukan perencanaan program hamil seperti yang diutarakan seorang beauty vlogger, Lidia Fang. Ia melakukan egg freezing, yaitu mengambil sel telur dan membekukannya untuk penundaan kehamilan.
“Dengan menyatukan lima wanita dalam Dewi Bocah Indonesia, kami berharap, mereka dapat mampu menyuarakan keresahan dan edukasi pentingnya Sadar Subur pada masyarakat.”, ujar Denny Lian selaku Communication Lead Bocah Indonesia.
Dengan mempersiapkan segala perencanaan untuk memiliki buah hati sejak dini, tentunya dapat memberikan edukasi bagi masyarakat ketika akan melakukan program hamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026