Suara.com - Ada sejumlah kekhawatiran efek samping di balik program vaksinasi Covid-19 yang tengah berjalan di banyak negara di dunia. Salah satunya ialah khawatir bahwa vaksin Covid-19 akan menurunkan jumlah dan kualitas sperma.
Tentu hal tersebut membuat sejumlah masyarakat terutama, laki-laki. Tapi bagaimana fakta yang sebenarnya?
Dilansir dari NY Post dan menurut sebuah studi terbaru, laki-laki yang menerima vaksin Pfizer atau Moderna Covid-19 tidak mengalami penurunan jumlah atau kualitas sperma.
Para peneliti di University of Miami mempelajari kualitas sperma dari 45 sukarelawan sehat sebelum suntikan pertama dan 70 hari setelah suntikan kedua. Mereka menemukan tidak ada "penurunan signifikan dalam parameter sperma" setelah mengambil dua dosis vaksin mRNA.
“Karena vaksin mengandung mRNA dan bukan virus hidup, kecil kemungkinan vaksin tersebut akan mempengaruhi parameter sperma,” kata penulis studi Dr. Ranjith Ramasamy, direktur kedokteran dan bedah reproduksi pria di University of Miami Health System.
Temuan yang diterbitkan Kamis di The Journal of American Medical Association, seharusnya menenangkan ketakutan pria yang enggan disuntik karena laporan prematur masalah kesuburan, kata dokter.
“Kami sekarang memiliki bukti yang meyakinkan Anda bahwa risiko imunisasi yang membahayakan jumlah sperma Anda sangat rendah,” kata Dr. David Cohen, direktur co-medis Institute for Human Reproduction di Chicago, kepada CNN.
Cohen tidak terlibat dalam studi JAMA terbaru, tetapi ikut menulis laporan medis April yang menemukan Covid-19 tidak ditularkan secara seksual.
Penulis penelitian mengakui bahwa temuannya mungkin dibatasi oleh ukuran sampel kecil pria muda yang sehat, menambahkan analisis air mani "adalah prediktor potensi kesuburan yang tidak sempurna."
Baca Juga: Link Daftar Vaksin COVID-19 di Mal Taman Anggrek dan RS Persahabatan, Gratis
Para relawan berusia antara 18 hingga 50 tahun dengan usia rata-rata 28 tahun. Mereka tidak memiliki masalah kesuburan yang sudah ada sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak