Suara.com - Aktor Fuad Alkhar alias Wan Abud meninggal dunia dini hari tadi, Jumat (18/6/2021). Diketahui, ia meninggal dalam keadaan positif Covid-19.
Berdasarkan pengakuan sang istri, Mimin, Wan Abud sempat mengalami demam selama lima hari, sebelum akhirnya melakukan pemeriksaan Covid-19 dengan hasil positif.
"Dinas kesehatan sama suster datang kesini buat infus dan pakaikan selang pernapasan. Dibawa ke rumah sakit, sempat dirawat di UGD," kata istri bintang film Catatan Si Boy V ini.
Hanya saja nyawa lelaki berusia 62 tahun ini tak bisa tertolong. Ia menghembuskan napas terakhir pada pukul 00.00 WIB. Jenazah Wan Abud telah dikebumikan di Pemakaman Covid Perigi, Sawangan Depok.
Demam tinggi merupakan salah satu gejala utama infeksi virus Corona Covid-19. Lalu, kapan sebaiknya lansia memeriksakan diri ke dokter jika mengalami demam?
Dilansir Alodokter, pemeriksaan bisa dilakukan ketika dua kondisi sudah terpenuhi:
- Demam di atas 37,9 derajat Celsius disertai dengan penyakit pernapasan, batuk, sesak napas, pilek, maupun sakit tenggorokan.
- Pernah melalukan kontak dengan pasien Covid-19 maupun memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di daerah yang endemis COVID-19 (baik di dalam maupun di luar negeri) dalam 14 hari terakhir.
Apabila tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita COVID-19 maupun bepergian ke daerah endemis COVID-19 namun mengalami gejala demam atau gejala penyakit pernapasan ringan, seperti batuk, pilek, atau sakit tenggorokan, Anda tidak perlu langsung memeriksakan diri ke rumah sakit rujukan.
Anda disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dan berkonsultasi melalui chat langsung dengan dokter di aplikasi telemedika seperti ALODOKTER. Bila selama isolasi keluhan memberat, hubungi hotline COVID-19 untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
Apabila Anda tidak mengalami gejala COVID-19 serta tidak pernah kontak dengan penderita COVID-19 maupun bepergian ke daerah endemis COVID-19, Anda tetap perlu menerapkan physical distancing dan agar tidak tertular virus Corona.
Baca Juga: Aktor Fuad Alkhar Meninggal Dunia Terpapar Covid-19, Sempat Demam Hingga Lima Hari
Anda juga perlu ingat, walaupun tidak bergejala, bisa saja Anda membawa virus Corona dan menularkannya ke orang lain. Jadi, physical distancing juga berguna untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Jauhi kerumunan, jangan dulu keluar rumah kecuali untuk kepentingan mendesak, dan tetap terapkan langkah pencegahan dengan mencuci tangan secara rutin serta memperkuat daya tahan tubuh.
Berita Terkait
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
Vaksin Campak Apakah Bikin Demam? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya
-
Kompres Demam Air Hangat atau Dingin? Ini 5 Rekomendasi Plester Penurun Panas Praktis
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama