Suara.com - Seorang laki-laki di Inggris sedang berjuang untuk bernapas karena ginjal yang sangat besar, dan sangat rumit. Bahkan penyakit itu menghancurkan paru-paru dan jantungnya.
“ (Ginjal ) punyaku ekstrim. Mereka tumbuh terus menerus,” kata Warren Higgs dari Windsor seperti dilansir dari NY Post.
Ia mengatakan bahwa masing-masing ginjal itu memiliki berat 22 kilogram. Ini membuatnya terlihat seperti tengah mengandung atau hamil.
Mereka dilaporkan juga tiga kali lebih berat daripada ginjal yang diyakini sebagai yang terberat di dunia, atau sekitar 8 kilogram yang pernah dioperasi di India.
Kondisi ayah 54 tahun tersebut merupakan akibat dari penyakit ginjal polikistik (PKD), penyakit keturunan berupa kista yang berkembang di ginjal. Hal ini menyebabkannya menderita stroke parah 15 tahun yang lalu yang membuatnya lumpuh di sisi kanannya. .
Penyakit ini diperparah lima tahun lalu ketika ginjal Higgs mulai membesar. Meski pembengkakan ginjal adalah efek samping umum dari PKD, organ-organ mantan akuntan itu lima kali lebih besar dari yang seharusnya, menurut dokter.
“Mengingat ginjal seharusnya seukuran kepalan tangan, milik saya sangat besar,” keluh Higgs, yang pemindaian terakhirnya menunjukkan ginjal kirinya berukuran 16 inci kali 10,6 inci. Sementara itu, ginjal bagiankanannya berpotensi memecahkan rekor 19,2 inci kali 11 inci.
Namun, Higgs tidak terkesan dengan ginjalnya yang memegang rekor, yang memberikan tekanan fatal pada organ internalnya yang lain.
"Mengerikan karena saya tidak bisa bergerak. Saya tidak bisa bernapas. Anda tidak bisa melakukan apa-apa," katanya.
Baca Juga: 5 Potret Nagita Slavina Gelar 4 Bulanan, Penampilannya Bikin Pangling
"Ini bukan rekor yang ingin Anda jalani. Ini menghancurkan paru-paru saya, menghancurkan perut saya, dan saya tahu mereka baru saja melakukan pemindaian baru-baru ini dan mereka menghancurkannya. hatiku sekarang.”
Dia menambahkan, “Mengerikan karena saya tidak bisa bergerak. Saya tidak bisa bernapas. Anda tidak bisa melakukan apa-apa. ”
Syukurlah, Higgs dijadwalkan untuk operasi untuk sepenuhnya menghilangkan beban ginjalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia