Suara.com - Program vaksinasi Covid-19 terus digalakkan pemerintah daerah DKI Jakarta, demi tercapainya target kekebalan kelompok.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memudahkan syarat melakukan vaksinasi. Kini, masyarakat umum dengan KTP DKI Jakarta sudah bisa mendapatkan vaksinasi secara gratis!
Masyarakat DKI Jakarta yang berusia 18-49 tahun bisa disuntik vaksin Covid-19 tanpa harus menyesuaikan profesi tertentu. Sentra vaksinasi kerjasama Enesis Group dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta alokasikan 10 ribu dosis vaksin Covid-19 Sinovac hingga 8 Juli mendatang bagi masyarakat.
Chief Sales & Marketing Officer Enesis Group Ryan Tirta Yudhistira mengatakan, selain masyarakat umum, vaksinasi juga diperuntukan untuk pengemudi transportasi umum di Jakarta.
"Ditujukan kepada masyarakat DKI atau domisili DKI. Kita kerjasama juga dengan Dirjen Perhubungan Darat untuk memberikan selain kepada masyarakat umum tapi juga kepada pengemudi angkatan publik. Kita melihat angkutan publik banyak bertemu dengan penumpang setiap hari jadi perlu juga diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin," kata Ryan dalam acara peluncuran vaksin di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur, Selasa (22/6/2021).
Kolaborasi antaa pemerintah dan pihak swasta sengaja dilakukan untuk mempercepat program vaksinasi Covid, terutama di wilayah DKI Jakarta. Ryan mengatakan, selama 10 hari kerja acara vaksinasi berlangsung, ditaretkan 1.000 dosis vaksin akan disuntikan kepada masyarakat.
Masyarakat DKI Jakarta dengan kategori usia 18-49 tahun cukup mendaftar dengan membawa KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di Jakarta. Ryan menambahkan, pendaftaran bisa dilakukan secara daring ataupun langsung datang ke sentra vaksinasi di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur.
"Syaratnya kalau walk in adalah harus bawa KTP asli Jakarta. Atau kalau KTP non Jakarta harus bawa surat domisili DKI oleh RT-RW. Atau daftar online di website www.enesis.com/vaksin. Batasan usia 18-49 tahun," jelasnya.
Baca Juga: Surat Keterangan Domisili Bikin Repot Mau Vaksin Covid-19, Ini Tanggapan Kemenkes
Berita Terkait
-
Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di DKI Jakarta: Kolaborasi Menuju Nol Kematian 2030
-
Benarkah Vaksinasi Campak Bisa Picu Kecacatan Anak? Ini Penjelasan Dokter
-
Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo
-
Vaksinasi Melonjak, Cuci Tangan Meningkat: Rahasia Keluarga Sehat Ternyata Ada di Tangan Ayah!
-
Waspada! Pneumonia Mengintai Dewasa dan Lansia, PAPDI: Vaksinasi Bukan Hanya untuk Anak-Anak
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan