Suara.com - Metode baru tes Covid-19 dengan menyeka ponsel menjadi berita kesehatan menarik paling banyak dibaca hari ini, Kamis (24/6/2021).
Ada juga pembahasan tentang 200 nama bayi lelaki dari bahasa sansekerta hingga dampak baik bakteri vagina pada bayi yang lahir secara normal.
Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, berikut ini.
1. Tak Perlu Colok Hidung, Kini Ada Tes Covid-19 Cukup dengan Seka Ponsel
Jika selama ini tes Covid-19 dilakukan dengan metode Swab, kini ada cara terbaru. Tes Covid-19 ini bisa dilakukan hanya dengan menyeka ponsel seseorang yang terindikasi Covid-19.
Bahkan tes ini disebut sama akuratnya dengan tes swab yang memasukan alat ke hidung dan tenggorokan.
2. 200 Nama Bayi Laki-laki dari Bahasa Sansekerta A - Z dan Maknanya, Nggak Pasaran Lho!
Nama bayi laki-laki dari bahasa Sansekerta kerap dipilih orangtua saat menamakan buah hatinya. Selain unik, bahasa kuno ini tidak pasaran dan menyimpan makna atau arti yang indah, sehingga kerap dipakai sebagai nama untuk bayi yang baru lahir.
Baca Juga: Tak Perlu Colok Hidung, Kini Ada Tes Covid-19 Cukup dengan Seka Ponsel
Hal ini tentu menjadi keistimewaan tersendiri, terlebih nama selalu menyimpan doa dan harapan. Memilih nama terbaik, tentu menjadi hal utama, bahkan sejak sebelum mereka dilahirkan ke dunia.
3. Bayi Lahir Caesar Kehilangan Bakteri Baik dari Ibu, Cairan Vagina Bisa Membantu
Saat bayi lahir, jalur kelairan vagina menyediakan berbagai bakteri yang menguntungkan bagi bayi. Hal ini yang kemudian membuat anak-anak yang lahir melalui persalinan caesar tidak mendapatkan keuntungan tersebut.
Melansir dari Medicinenet, untuk mengurangi selisih bakteri menguntungkan antara yang lahir vagina dan ceasar, para peneliti melaporkan bahwa menyeka bayi yang dilahirkan melalui operasi caesar dengan kain kasa yang telah diberi benih cairan vagina ibu. Upaya ini membangun perlindungan yang sama untuk bayi yang baru lahir secara caesar.
Berita Terkait
-
Waspada! Menkes Sebut Campak 18 Kali Lebih Menular dari COVID-19, KLB Mengancam Sejumlah Wilayah
-
Diam-diam Donald Trump Pernah Kirim Tes COVID-19 kepada Vladimir Putin
-
Dharma Pongrekun: Mengapa Tes PCR Harus Dicolok-colok ke Hidung?
-
Cegah Varian XBB Meluas, Reisa Broto Minta Tes Covid-19 Kembali Digalakkan
-
Terpopuler Kesehatan: Obat Fomepizole untuk Gagal Ginjal Akut, Waspada Varian Omicron XBB Masuk Indonesia
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius