Suara.com - Hewan vertebrata menjadi salah satu topik pembelajaran Biologi dan Ilmu Pengetahuan Alam yang dipelajari di sekolah. Lalu, apa itu hewan vertebrata?
Vertebrata disebut juga Craniata. Ciri khasnya tentu memiliki tulang belakang. Akan tetapi, vertebrata juga dicirikan dengan sistem otot yang terdiri dari pasangan bilateral dan sistem saraf pusat yang sebagian tertutup di dalam tulang punggung.
Dikutip dari Britannica, sekitar 45.000 spesies hidup merupakan vertebrata. Spesies dari beberapa kelas ditemukan dari Kutub Utara atau Antartika hingga daerah tropis di sekitar Bumi.
Secara ukuran, vertebrata berkisar dari ikan kecil hingga gajah dan paus yang beratnya bisa mencapai 100 ton, hewan terbesar yang pernah ada.
Vertebrata juga bisa beradaptasi dengan kehidupan di bawah tanah, di permukaan, juga di udara. Mereka memakan tumbuhan, hewan invertebrata, bahkan sesamanya.
Ciri Hewan Vertebrata
Vertebrata memiliki kepala yang berbeda juga otak tubular yang berbeda dan tiga pasang organ indera (hidung, optik, dan telinga). Tubuhnya dibagi menjadi daerah batang dan ekor. Sementara adanya celah faring dengan insang menunjukkan tingkat metabolisme yang relatif tinggi.
Wilayah batang diisi dengan rongga tubuh bilateral besar (coelom) dan coelom ini meluas ke anterior ke dalam lengkungan visceral. Sistem pencernaannya terdiri dari kerongkongan yang membentang dari faring ke perut hingga usus dari perut ke anus
Struktur jantung hewan vertebrata juga berbeda. Anteroventral ke hati tertutup dalam kantung perikardial. Pola dasar pembuluh darah tertutup sebagian besar diawetkan di sebagian besar bentuk hidup. Sedangkan organ reproduksi terbentuk dari jaringan berdekatan dengan ginjal.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban di Jabar Mengeluh Sepi Pembeli
Saluran organ ekskretoris terbuka melalui dinding tubuh ke dalam ruang kloaka, seperti halnya anus dari saluran pencernaan. Sel-sel reproduksi ditumpahkan melalui pori-pori perut terdekat atau melalui saluran khusus.
Klasifikasi
Klasifikasi hewan vertebrata dipisahkan menjadi dua superclass (Agnatha dan Gnathostomata). Agnathan tidak memiliki rahang, sedangkan gnathostomates meliputisisa vertebrata berahang.
Agnathan hidup ditempatkan di kelas Cyclostomata. Gnathostomates dapat dibagi lagi menjadi epiclasses Elasmobranchiomorphi (hiu dan pari) dan Teleostomi (ikan bertulang dan tetrapoda).
Kelompok pertama diidentifikasi terutama oleh kerangka tulang rawan, sedangkan kelompok kedua telah mengembangkan kerangka tulang. Dua subepiclass dari teleostomes adalah Ichthyopterygii (atau Osteichthyes; ikan bertulang) dan Cheiropterygii (tetrapoda), yang terakhir dibagi lagi menjadi kelas Amphibia, Reptilia, Aves, juga Mammalia.
Tag
Berita Terkait
-
Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
-
Drama Once Upon a Small Town, Ketika Dokter Hewan Kota Harus Pindah ke Desa
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan
-
Dari Kebun Satwa Mini hingga Adu Ketangkasan Anjing, JIPS 2026 Jadi Tujuan Akhir Pekan Pecinta Hewan
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak