Suara.com - Pemerintah Brasil dalam waktu dekat akan memulai uji coba vaksin COVID-19 buatan sendiri. Uji coba dilakukan di tengah penanganan pandemi COVID-19 yang terus mendapat kritik.
Dilansir ANTARA, regulator kesehatan Brazil Anvisa pada Rabu (8/8/2021) memberi lampu hijau untuk vaksin Butanvac COVID-19 yang dikembangkan oleh pusat biomedis Butantan Institute Sao Paulo untuk digunakan pada sukarelawan dalam uji klinis.
Anvisa dalam sebuah pernyataan mengatakan vaksin itu akan diterapkan dalam dua dosis, berjarak 28 hari. Fase I uji klinis Butanvac akan melibatkan 400 sukarelawan, dan dua fase pertama diharapkan melibatkan total 6.000 sukarelawan.
Dalam pernyataan terpisah, Butantan mengatakan tes akan dimulai dalam beberapa hari mendatang di Riberao Preto, sebuah kota di negara bagian Sao Paulo.
Butantan mengatakan pihaknya memiliki stok sekitar 10 juta dosis suntikan Butanvac, yang akan digunakan untuk menilai keamanan dan kemanjuran vaksin dalam uji coba. Ia berharap memiliki 40 juta suntikan yang siap digunakan pada Oktober, tambahnya.
Brazil mencatat 54.022 kasus baru COVID-19 dan 1.648 kematian baru dalam 24 jam terakhir, kata Kementerian Kesehatan pada Rabu.
Ini menjadikan total di Brazil berjumlah hampir 18,9 juta kasus dan 528.540 kematian. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Intip Markas Tim Favorit Piala Dunia 2026: Argentina dan Inggris Sekota, Spanyol Pasang Pagar Tinggi
-
Prediksi Starting XI Brasil di Piala Dunia 2026: Tanpa Nomor 9 Murni, Andalkan Taktik Agresif!
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Carlo Ancelotti Resmi Latih Timnas Brasil Hingga 2030 Demi Target Juara Dunia
-
Piala Dunia 2026 Belum Kick-off, Timnas Brasil Perpanjang Kontrak Carlo Ancelotti hingga 2030!
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?