Suara.com - Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mengganas, masih banyak isu dan informasi tidak tepat yang beredar di masyarakat. Hal itu juga kerap dikenal dengan infodemi.
Tentunya infodemi tersebut jadi tantangan tersendiri bagi penanganan pandemi Covid-19. Kabar baiknya, kini muncul berbagai plarform untuk mencari informasi mengenai Covid-19.
Salah satunya Platform baikhati.id merangkum informasi yang dibutuhkan secara detail dan lengkap seputar virus yang cepat menular tersebut.
“Dengan hadirnya baikhati.id diharapkan masyarakat terutama yang terpapar Covid-19 bisa cepat mengantisipasi penanganan, karena mereka mendapatkan informasi yang cepat dan tepat dari baikhati.id,” ujar Perwakilan Baik Hati, Saptana, dilansir dari keterangannya, Senin, (12/7/2021).
Lebih jauh Saptana menjelaskan, sejauh ini masih banyak kejadian masyarakat terpapar Covid-19 seperti kehilangan arah dan terlambat penanganannya, karena mereka tidak mengetahui informasi secara detail mengenai seputar virus ini.
Menurut Saptana, ada beberapa kasus yang akhirnya mereka tak tertolong karena kurangnya informasi. Contoh, katika terpapar, mereka langsung ke rumah sakit A padahal rumah sakit itu penuh, sementara rumah sakit B masih bisa menampung pasien, akhirnya mereka seperti terombang ambing.
Hal Ini, katanya, dapat memperparah kondisi pasien, karena selain keadaan terpapar virus juga psikis pun sangat terpengaruh saat melihat kondisi rumh sakit yang penuh. Dengan adanya baikhati.id, hal seperti ini bisa diminimalisir keadaan yang buruk.
Contoh lainnya, kata Saptana, terjadi pada kasus cluster keluarga, dalam keluarga ada satu orang yang terpapar maka bisa menular ke anggota keluarga yang lain, jika tidak segera ditangani sesuai kondisi pasien, yaitu dengan melakukan tindakan isolasi mandiri atau dilarikan ke rumah sakit.
Saptana menjelaskan, banyak pasien yang terpapar Covid-19 memilih isolasi mandiri baik dilakukan di rumah atau apartemen untuk pemulihan, tapi kadang banyak yang tidak mengerti bagaimana melakukan isolasi mandiri yang baik dan benar, agar tidak menularkan anggota keluarga yang lain. Di baikhati.id akan ada panduan isolasi mandiri di rumah, atau informasi lainnya yang dibutuhkan masyarakat.
Baca Juga: Gegara Corona, 6 Negara Tutup Pintu Buat Indonesia, Ini Daftarnya
“Sejauh ini belum banyak platform yang memberikan informasi lengkap seputar penanganan Covid-19. Sementara masyarakat sangat membutuhan informasi tersebut, baikhati.id memenuhi kebutuhan itu,” paparnya.
Dia menjelaskan, di baikhati.id juga terhubung dengan kanal sosial media seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Kanal tersebut berisi mengenai informasi penting, agen/penyedia oksigen, donor plasma, ambulans/mobil jenazah, rumah sakit, dan rumah sakit lapangan.
Selain itu, katanya, bagi sahabat yang ingin membantu sesama bisa mengirimkan informasi lengkap dan detail kronologi kepada Whatsapp Bot atau Telegram Bot yang sudah tersedia pada platform baikhati.id.
“Sahabat juga bisa berdonasi dengan membuka website dan pilih menu donasi, dipastikan donasi ini langsung diterima oleh rumah sakit atau pasien yang membutuhkan secara transparan,” ujarnya.
Baik hati terus membuka pintu dan menyambut baik pihak manapun untuk berkolaborasi peduli kepada masyarakat. Semoga langkah ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang semakin mengganas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?