Suara.com - Sejak akhir Juni 2021 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan vaksinasi Covid-19 untuk anak dan remaja usia 12 hingga 17 tahun sudah bisa dilakukan.
Tercatat ada 26,7 juta anak dan remaja yang jadi bagian dari 208,2 juta masyarakat Indonesia, yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.
Tapi apa sebenarnya manfaat vaksinasi Covid-19 pada anak?
Di masyarakat, ada anggapan risiko kesakitan dan kematian akibat Covid-19 pada anak cenderung lebih rendah dibanding usia dewasa, lanjut usia (lansia) dan orang dengan penyakit penyerta (komorbid).
Berbincang dengan Suara.com, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi membenarkan beberapa fakta di atas.
Tapi menurutnya, yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana kelompok anak dan remaja bisa menjadi vektor atau sumber penularan virus corona untuk kelompok yang lebih rentan
"Anak-anak ini menjadi sumber penularan kepada orang di sekitarnya, kepada kakek neneknya. Karena kakek neneknya main sama cucunya, cenderung tidak ada bergejala karena kita tahu anak-anak ini kalau terinfeksi tanpa gejala," ujarnya kepada suara.com, Selasa (20/7/2021).
Nadia menambahkan, meski angka kesakitan dan kasus kematian pada anak lebih kecil dibanding kelompok usia lain, namun tidak menutup fakta anak dan remaja masuk kelompok rentan yang harus mendapatkan perlindungan dan hak untuk hidup sehat.
"Karena banyak juga anak-anak yang positif Covid-19 kemudian meninggal. Jadi kita tidak ingin generasi penerus kita jadi korban Covid-19," imbuh Nadia.
Baca Juga: Sumbang Kasus Covid-19 Hingga 12 Persen, Seberapa Penting Memvaksinasi Anak Saat Ini?
Sementara itu, Nadia mengungkap anak dan remaja menyumbang 12 persen dari total kasus Indonesia, dengan angka kesakitan dan kematian yang lebih kecil.
"Terbesar itu kelompok yang usianya produktif dan risiko untuk kesakitan dan kematian itu paling meningkat seiring dengan peningkatan umur. Jadi semakin bertambah usia, maka risiko kesakitan kematian semakin meningkat," pungkasnya.
Sementara itu mengutip data Kemenkes per 20 Juli 2021 pukul 12.00 WIB, sudah ada 490.500 anak dan remaja yang disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama, dan ada 32 orang yang sudah divaksinasi lengkap dua dosis vaksin Covid-19 merek Sinovac.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?