Suara.com - Satu setengah tahun sudah anak melakukan pembelajaran jarak jauh alias PJJ. Tak sedikit yang merasa bosan dengan metode pembelajaran ini, karena tak bisa bertatap langsung dengan teman ataupun guru.
Terlebih, PJJ rentan mengalami banyak gangguan dan godaan, mulai dari masalah internet, perangkat, hingga godaan untuk bermalas-malasan.
Nah, supaya anak tak kehilangan motivasi untuk belajar, coba lakukan 5 tips berikut, seperti dilansir dari Pinkvilla.
1. Buat rutinitas
Langkah pertama yang bisa dilakukan orangtua adalah dengan membuat rutinitas yang ketat dan pastikan anak untuk menaatinya. Jangan sampai anak kehilangan fokus belajar. Buat jadwal belajar yang rutin dan pastikan anak menaatinya.
2. Tidur siang hanya di waktu yang telah ditentukan.
Di pagi hari saat anak belajar online, rasa kantuk bisa saja datang dan menggoda anak untuk tidur. Tapi, seperti halnya anak tidak akan tidur di dalam kelas saat belajar offline, Anda tentu juga tak akan membiarkan anak untuk tidur di pagi hari ketika masih jadwalnya PJJ. Lakukan tidur siang hanya di waktu yang telah ditentukan, yaitu setelah PJJ selesai.
3. Siapkan pojok belajar yang nyaman
Anak bisa kehilangan motivasi belajar karena tak adanya ruang khusus baginya untuk belajar dan berkonsentrasi. Jadi, tak ada salahnya Anda menyiapkan satu pojok belajar untuk anak, dan pastikan anak nyaman belajar di sana.
4. Biarkan anak berkomunikasi rutin dengan teman sekelasnya
Pastikan anak tetap berhubungan dengan teman sekelasnya. Anak bisa berdiskusi tentang PR, atau sekadar ngobrol lewat video call. Hal ini akan mengobati kerinduan mereka akan suasana sekolah.
5. Hindari menyuruh anak melakukan sesuatu saat sedang belajar
Saat anak sedang belajar, pastikan Anda tidak mengganggunya dengan urusan lain. Biarkan anak hanya fokus pada pembelajarannya.
Baca Juga: Cari Hp Murah untuk Belajar Online? Perhatikan Kriteria Ini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi