Suara.com - Sebagai bagian dari komitmen untuk mempercepat vaksinasi Covid-19, startup di bidang health tech, SehatQ kembali menggelar sentra vaksinasi di pusat perbelanjaan QBig, BSD City, Tangerang, akhir pekan lalu. Vaksinasi kali ini ditujukan bagi 1.000 berusia 12-17 tahun, setelah sebelumnya menyasar masyarakat umum.
“SehatQ berkomitmen untuk mendukung setiap upaya percepatan vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. Oleh karena itu, kami membuka sentra vaksinasi bagi lansia, pekerja publik dan retail, hingga masyarakat umum, serta anak-anak usia remaja seperti sekarang ini,” kata Director of Corporate and Regulatory Affairs SehatQ, Pandu Budiarso.
Dalam kegiatan ini, SehatQ bekerja sama dengadengan Hansaplast dan Biogesic, yang juga memberikan layanan pra-vaksinasi lewat pendaftaran online, kehadiran tenaga kesehatan sebagai vaksinator, hingga layanan konsultasi online dengan dokter, setelah vaksinasi.
SehatQ, Hansaplast dan Biogesic mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar rumah, terlebih pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.
“Ketika anak merasa mengalami gejala penyakit tertentu, orangtua bisa menggunakan fasilitas aplikasi online untuk bertanya melalui chat dokter, serta tidak lupa selalu menyediakan obat-obatan pribadi dan memastikan kelengkapan kotak P3K di rumah,” kata Tessa Indira Putri, Junior Brand Manager Hansaplast, Beiersdorf Indonesia.
Yang tak kalah pentingnya, selalu memantau kondisi kesehatan keluarga, termasuk anak, mulai dari sebelum vaksinasi, hingga setelah menjalani vaksinasi.
“Pastikan anak dalam keadaan sehat, mulai dari persiapan sampai dengan sesudah mendapatkan vaksin Covid-19. Apabila mengalami gejala demam, pemberian paracetamol bisa menjadi pilihan, sesuai anjuran dokter,” ujar Brand Manager Biogesic, Vianda Lakswita.
Menanggapi pelaksanaan sentra vaksinasi Covid-19 bagi anak di QBig ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, H. Syaifullah berharap, kegiatan belajar mengajar di sekolah bisa kembali dilaksanakan seperti sedia kala.
“Semoga dengan program vaksinasi Covid-19 ini, anak-anak menjadi semakin terlindungi. Dengan begitu, kegiatan tatap muka di sekolah mudah-mudahan bisa dilakukan kembali, sesuai dengan protokol kesehatan. Vaksinasi siswa ini dilaksanakan agar herd immunity pelajar dapat segera terbentuk, sehingga menjadi lebih kuat di masa pandemi Covid-19. Perlu kami informasikan juga, jumlah siswa berusia 12-18 tahun yang telah divaksinasi Covid-19 mencapai 80 persen. Insya Allah pembelajaran tatap muka akan kami buka kembali, sesuai dengan ketentuan Kemendikbud,” ujarnya.
Baca Juga: Angka Cakupan Masih Rendah, Sukoharjo Buka Sentra Vaksinasi Covid-19
Berita Terkait
-
Cegah Virus Corona, Ini Vaksin Covid-19 yang Cocok Bagi Ibu Hamil
-
Asyik, Habis Vaksin Covid-19 Dapat Beras
-
Kemenkes Tegaskan Vaksin Booster Hanya Untuk Nakes, Masyarakat Harap Sabar
-
Agustus 2021, Indonesia Bakal Terima 45 Juta Dosis Vaksin Covid-19
-
Bakal Jadi Syarat Kegiatan, Anies Baswedan Jelaskan Cara Cek Status Vaksinasi
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?