Suara.com - Tidur menggunakan piyama atau daster mungkin memang lebih nyaman. Tapi, tidur tanpa pakaian atau tidur telanjang ini justru memberikan sejumlah manfaat kesehatan fisik dan mental.
Manfaat kesehatan dari tidur telanjang ini berhubungan dengan gangguan tidur dan tingkat stres yang menjadi salah satu penyebab sejumlah masalah kesehatan.
Karena itu, perlu adanya solusi untuk mengatasi gangguan tidur dan tingkat stres yang menjadi masalah umum bagi orang dewasa. Salah satunya, tidur telanjang.
Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa tidur tanpa pakaian bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong gaya hidup sehat. Berikut ini dilansir dari Times of India, 5 manfaat kesehatan dari tidur telanjang.
1. Menurunkan stres
Studi telah menemukan bahwa tidur telanjang bisa meningkatkan kualitas tidur Anda, yang mendukung semua protein dari orak. Pada akhirnya, tidur telanjang bisa mengurangi tingkat stres dalam tubuh, memastikan pikiran dan tubuh sehat.
Selain itu, Anda juga bisa melakukan latihan pernapasan dan yoga atau meditasi untuk menyenangkan pikiran dan membantu program saraf Anda.
2. Membuat kulit lebih cerah
Kebiasaan ketika tidur juga berhubungan dengan kondisi kulit yang lebih cerah. Dalam hal ini, tidur telanjang bisa membantu tidur lebih nyenyak sehingga kulit lebih segar dan cerah.
Baca Juga: Peneliti Khawatir Perkembangan Varian Baru Virus Corona Tidak Mempan Divaksin
Jadi, Anda tak hanya perlu perawatan kulit rutin untuk menjaga kesehatan kulit, tetapi juga butuh pola tidur yang teratur dan nyenyak. Pastikan kulit badan dan wajah bersih sebelum tidur.
3. Meningkatkan metabolisme dan membantu menurunkan berat badan
Kurang tidur dan stres bisa menyebabkan peningkatan berat badan. Ketika seseorang stres, tubuh dan kelenjar adrenal akan melepaskan adrenalin dan kortisol yang mengarah pada pelepasan glukosa ke dalam aliran darah.
Hal tersebut sering menyebabkan kenaikan berat badan. Karena itu, tidur lebih nyenyak bisa membantu mengurangi stres dan menurunkan berat badan.
4. Peningkatan jumlah sperma
Skrotum pria yang memegang testis membutuhkan lingkungan yang sejuk dan nyaman. Sedangkan, pakaian ketat bisa suhu lebih tinggi sehingga pria lebih disarankan tidur telanjang.
Tidur tanpa pakaian tidak hanya baik untuk fungsi organ vital mereka, tetapi juga meningkatkan kesuburan pria. Tidur telanjang juga berkaitan dengan peningkatan jumlah sperma yang sehat pada pria.
5. Meningkatkan kepercayaan diri
Studi menemukan bahwa tidur telanjang bisa membebaskan seseorang dari masalah mental dan membantu orang mangatasi standar tubuh yang tidak realistis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD