Suara.com - Beberapa pasien Covid-19 mengalami gangguan pernapasan akut dengan gejala seperti batuk dan sesak napas. Untuk membantu meringankan gangguan pernapasan, pasien Covid-19 disarankan untuk melakukan latihan pernapasan.
Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik dr. Siti Chandra Widjanantie, Sp. KFR-K, dalam acara Latihan Pernapasan Selama dan Pasca Covid-19, Selasa (10/8/2021), mengatakan bahwa latihan pernapasan dapat membantu mengalirkan oksigen ke dalam tubuh.
“Oksigen adalah yang utama dibutuhkan tubuh. Kalau kekurangan oksigen, semua terganggu. Apalagi otak yang kekurangan oksigen, lebih dari lima menit bisa mengalami kerusakan permanen,” ungkapnya.
“Tuhan sudah sediakan itu oksigen, jadi lakukan latihan pernapasan sejak awal. Jangan sampai paru-parunya mengkerut,” pungkas dr. Siti.
Lalu, bagaimana teknik latihan pernapasan yang bisa dilakukan? Simak langkah-langkahnya, seperti yang dilansir dari Halodoc.
1. Latihan Pursed-Lips Breathing
- Tarik napas secara perlahan melalui hidung, pastikan bibir terkatup.
- Embuskan napas pelan-pelan melalui bibir yang mengerucut, keluarkan napas selambat mungkin.
- Ulangi beberapa kali, bisa dilakukan dengan posisi berdiri maupun duduk.
2. Latihan pernapasan Diafragma
- Duduk dengan bersantai atau sambil bersandar.
- Letakkan satu tangan di perut dan satu lagi di bagian dada.
- Tarik napas melalui hidung selama dua detik, dan rasakan udara memasuki bagian perut. Ingat, perut harus lebih banyak bergerak dibanding dada.
- Embuskan napas selama dua detik melalui bibir.
3. Latihan Numbered Breathing
- Saat menarik napas, hitung angka satu dalam hati.
- Tahan napas selama beberapa detik, lalu embuskan napas.
- Tarik napas lagi sambil menghitung angka 2 dalam hati.
- Tahan napas selama beberapa detik, lalu embuskan napas kemudian.
- Tarik napas lagi sambil menghitung angka 3 dalam hati.
- Lakukan terus sampai hitungan 8 selesai.
4. Latihan Rib Stretch
Baca Juga: Manfaat Latihan Pernapasan: Sehatkan Paru-Paru Hingga Redakan Stres
Hirup udara sebanyak mungkin dan tahan napas dalam waktu 10-25 detik. Teknik pernapasan ini cukup efektif dalam meningkatkan kapasitas paru-paru. Lakukan teknik ini setidaknya satu kali dalam sehari selama 2-5 menit.
5. Latihan kekuatan paru Pranayama
- Duduk bersila dengan posisi punggung tegak.
- Tutup lubang hidung kiri dengan jari tangan.
- Ambil napas dalam-dalam lewat lubang hidung kanan yang terbuka.
- Setelah mengambil napas secara maksimal, tutup lubang hidung kanan dan buka luba hidung kiri secara bergantian, lalu buang napas pelan-pelan. Lakukan ini secara bergantian dengan lubang hidung kiri dan kanan.
- Ulangi latihan ini sebanyak 10 kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya