Suara.com - Efek samping vaksin Covid-19 yang paling umum berkisar dari rasa sakit di area suntikan hingga flu. Tapi, ada pula beberapa efek samping vaksin Covid-19 yang tidak biasa pada vaksin Janssen.
Sebelumnya, vaksin AstraZeneca sebagai suntikan vaksin Covid-19 yang pertama kali digunakan di AS telah dikaitkan dengan risiko komplikasi dan efek samping tak biasa, seperti kejadian trombotik (gangguan pembekuan darah) dan komplikasi neurologis.
Kini, vaksin Janssen atau vaksin Johsnon & Johsnon yang merupakan vaksin vektor adenovirus telah ditemukan sedikit tidak aman bagi sebagian orang. Vaksin Covid-19 ini disebut bisa menyebabkan peningkatan risiko sindrom Guillain-Barré (GBS), yakni gangguan autoimun neurologis.
Sedangkan dilansir dari Times of India, banyak orang mungkin mencuri alternatif vaksin Covid-19 yang lebih aman untuk dirinya sendiri, seperti vaksin Janssen. Tapi, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seseorang sebelum suntik vaksin Janssen.
1. Orang dengan riwayat trombosis dan pembekuan darah
Saat ini, risiko gangguan pembekuan darah paling tinggi terjadi pada vaksin Janssen dan AstraZeneca. Risiko suntik vaksin Covid-19 ini tergolong langka dan mengancam jiwa, sehingga pernah menyebabkan beberapa negara menghentikan penggunaan vaksin Covid-019 tersebut.
Adapun risiko pembekuan darah Akibat vaksin Janssen dan AstraZeneca yang paling tinggi di antara kelompok usia di bawah 50 tahun, yang artinya lebih muda dan lebih sehat.
Karena itu, seseorang dengan risiko trombositopenia dan pembekuan darah lebih baik mempertimbangkan ulang suntikan vaksin Janssen. Mereka dalam kondisi ini harus menghindari vaksinasi setidaknya selama 90-120 hari setelah munculnya penyakit mereka.
2. Orang dengan autoimun
Baca Juga: Jaga Kekebalan Tubuh Anak Selama Pandemi Virus Corona, Konsumsi 4 Makanan Berikut Ini
Orang yang menderita kondisi autoimun memiliki risiko tinggi terinfeksi virus corona Covid-19 sehingga harus diprioritaskan untuk vaksinasi. Tapi, risiko efek samping yang tidak semestinya dan komplikasi neurologis, termasuk sindrom Guillain-Barré dapat menjadi faktor risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum vaksinasi.
Kondisi autoimun atau kekebalan yang bermasalah dapat meningkatkan risiko mengembangkan reaksi alergi yang tidak biasa dan seringkali parah setelah vaksin Covid-19.
3. Ibu hamil
Saat ini, ibu hamil dan menyusui telah diizinkan suntik vaksin Covid-19. Meskipun vaksin Covid-19 telah terbukti mencegah komplikasi serius akibat infeksi virus corona Covid-19 selama kehamilan, ibu hamil mungkin perlu mempertimbangkan ulang risiko efek samping dan komplikasi jika menerima vaksin Janssen.
Karena, mereka memiliki risiko DVT (deep-vein thrombosis) yang lebih tinggi selama kehamilan dan akan lebih tinggi lagi bagi ibu yang baru saha melahirkan (hingga 6 minggu pascapersalinan). Sehingga lebih baik konsultasi dengan dokter sebelum vaksinasi.
4. Orang dengan riwayat alergi vaksin
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru