Suara.com - Kasus virus corona Covid-19 pada anak-anak mengalami peningkatan belakangan ini. Karena itu, para ahli menyarankan anak-anak untuk segera diberi vaksin Covid-19.
Tapi, keputusan untuk vaksinasi anak-anak telah memecah banyak negara di dunia. Di Inggris, 89 persen populasi orang dewasa sudah menerima satu kali suntikan vaksin Covid-19 dan 74,8 persen sudah vaksinasi lengkap.
Sedangkan, semua anak usia 16 dan 17 tahun di Inggris akan mulai suntikan pertama vaksin Covid-19 dalam hitungan minggu sesuai dengan rekomendasi para ahli.
Menurut Komite Bersama untuk Vaksin dan Imunisasi Inggris, anak-anak usia tersebut tidak memerlukan persetujuan orangtuanya untuk suntik vaksin Covid-19 Pfizer.
Sebuah jajak pendapat baru-baru ini menemukan hampir 75 persen orang Inggris mendukung perluasan program vaksinasi Covid-19 di Inggris dengan memasukkan anak-anak usia 12 tahun ke atas dalam daftar.
Survei JL Partners mengungkapkan 3 dari 4 orang percaya anak-anak di atas 12 tahun harus suntik vaksin Covid-19. Selain itu, orangtua juga harus mendorong remaja untuk mendapatkan suntik vaksin Covid-19 untuk anaknya. Lalu, 44 persen responden mengaku ingin program vaksinasi juga mencakup anak-anak di atas usia 5 tahun.
Sebelumnya dilansir dari Express, anak-anak menjadi prioritas rendah dalam hal vaksinasi di banyak negara. Karena, anak-anak dianggap cenderung berisiko rendah terinfeksi virus corona Covid-19 parah.
Penelitian dari King's College London mengungkapkan anak-anak yang terkena virus corona jarang mengalami gejala jangka panjang dan sebagian besar pulih dalam waktu kurang dari seminggu.
Tapi, banyak ahli berpendapat agar anak-anak divaksinasi karena mereka bisa bertindak sebagai reservoir virus, dengan cara menularkannya ke teman, keluarga atau orang dewasa yang rentan.
Baca Juga: Jaga Kekebalan Tubuh Anak Selama Pandemi Virus Corona, Konsumsi 4 Makanan Berikut Ini
Beberapa percaya dosis vaksin Covid-19 yang diberikan kepada anak-anak bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa. Terutama, jika cakupan vaksinasi pada anak-anak ini seimbang dengan orang dewasa.
Saat ini, AS telah memvaksinasi anak-anak usia 12 tahun ke atas sejak Mei 2021. Selain itu, banyak pula negara Eropa yang telah memberikan vaksin Covid-19 pada anak-anak kelompok usia ini, yakni Prancis dan Italia.
Sedangkan, negara-negara Eropa lainnya yang sekarang ini sedang melakukan vaksinasi anak-anak, termasuk Lithuania, Jerman, Polandia, Austria, dan Hongaria. Bahkan, Brasil, Jepang, Israel, dan Hong Kong juga memvaksinasi anak-anak.
Meskipun sempat ada dugaan vaksin Pfizer bisa menyebabkan peradangan jantung berupa miokarditis dan perikarditis pada kaum muda, tapi para peneliti belum memiliki cukup bukti untuk mengonfirmasi hubungan keduanya. Para ahli medis juga sudah mengonfirmasi risiko ini cenderung rendah pada anak-anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?