Suara.com - Sakit perut kerap diabaikan karena dianggap bukan penyakit serius. Padahal, ada sakit perut yang menandakan adanya masalah kesehatan serius dan tidak boleh disepelekan.
Lalu, apa saja tanda sakit perut yang perlu diwaspadai membutuhkan pertolongan lebih lanjut? Simak rangkumannya seperti dikutip dari Hello Sehat:
1. Sakit perut yang tidak kunjung sembuh
Sakit perut yang tak kunjung sembuh alias berkepanjangan bisa menjadi tanda butuh pengobatan lanjutan.
Biasanya, sakit perut yang dikategorikan serius adalah sakit yang terjadi lebih dari 3 bulan, disertai dengan diare, sembelit, dan perut kembung.
Ada beragam penyebab sakit perut tak kunjung sembuh, di antaranya adalah iritasi usus, intoleransi laktosa, atau bahkan gastroparesis.
2. Sakit perut ditambah mual dan muntah
Sakit perut yang ditandai dengan mual dan muntah perlu mendapat perhatian lebih lanjut dan diperiksa oleh dokter.
Sebab, Anda bisa saja mengalami flu perut alias gastroenteritis, penyakit peradangan pada usus yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit.
Baca Juga: Dokter Ungkap Berbagai Masalahan Kesehatan Organ Reproduksi Perempuan
Penyebab lain sakit perut disertai mual dan muntah adalah keracunan makanan, yang biasanya ditandai dengan gejala lain seperti diare dan demam.
3. Sakit peruk ekstrem mendadak
Tiba-tiba sakit perut secara ekstrem tanpa penyebab yang jelas? Waspada penyakit batu ginjal dan batu empedu.
Sakit perut ini biasa ditandai dengan sensasi seperti tertusuk di bagian ulu hati. Penyakit lain yang bisa menyebabkan sakit perut ekstrem mendadaka adalah usus buntu, yang perlu untuk segera dioperasi.
4. Sakit perut dan turun berat badan drastis
Berat badan turun drastis bukan tanda diet berhasil. Jika dibarengi dengan sakit perut, bisa jadi ada penyakit infeksi yang membutuhkan pertolongan dokter segera.
Berita Terkait
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Campak? Ini 8 Langkah Penting agar Tidak Menular
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya