Suara.com - Mendengar suara berdenging tanpa henti bisa sangat mengganggu. Jika ini terjadi pada Anda, sangat mungkin Anda mengalami tinnitus. Apa itu?
dr Samuel Yeak dari Mount Elizabeth Novena Hospital Singapura dalam laman SmarterHealth.id mengungkap, tinnitus adalah gangguan pendengaran yang membuat pengidapnya mendengar suara berdenging. Suara berdenging bisa muncul tiba-tiba tanpa sebab, yang pada akhirnya mengurangi kualitas hidup.
Menurut dr Yeak, ada beragam penyebab tinnitus tergantung lokasi dan masalah yang dialami.
1. Masalah eksternal dan telinga bagian luar
Tinnitus karena masalah eksternal bisa terjadi karena kotoran telinga yang menumpuk atau karena ada infeksi. Pengobatannya mudah, karena telinga hanya perlu dibersihkan.
"Masalah eksternal seperti kotoran telinga atau infeksi bisa ditangani dengan mudah dengan membersihkan telinga di bawah mikroskop," tuturnya.
2. Masalah telinga bagian tengah
Masalah di telinga bagian tengah bisa terjadi karena adanya penyumbatan di saluran eustachius, saluran yang menghubungkan bagian tengah telinga dengan belakang hidung dan nasofaring.
Di sini, telinga berdenging juga bisa disebabkan oleh masalah hidung seperti alergi, sinus, atau polip. Dokter juga akan memeriksa kelenjar gondok, untuk melihat apakah ada pembengkakan.
Baca Juga: Hits Health: Jangan Buang Air Kecil Sambil Mandi, Perhatikan Lipatan pada Daun Telinga
"Jika keluar cairan dari satu sisi telinga bagian tengah, harus diperiksa apakah tidak terdapat kondisi yang berbahaya seperti misalnya kanker nasofaring," tuturnya.
3. Masalah telinga bagian dalam
dr Yeak mengatakan masalah telinga bagian dalam merupakan yang paling sulit ditangani. Untuk mengetahui penyebab tinnitus karena masalah telinga bagian dalam perlu dilakukan pemeriksaan saraf hingga MRI.
Sebab, ada risiko pasien mengalami tumor saraf, yang bisa berbahaya jika tidak segera ditangani.
"Untungnya, ini jarang terjadi, hanya sekitar 3 persen pasien yang mengalami tumor saraf," ujarnya.
Menurut dr Yeak, kebanyakan pasien yang mengalami tinnitus karena masalah telinga bagian dalam terjadi karena penuaan. Ini bisa ditangani dengan mudah dengan minum obat yang melancarkan aliran darah dan vitamin B dosis tinggi.
Berita Terkait
-
Bentuk Telinga Roby Tremonti Dianalisis Pakai Ilmu Kuno Tiongkok, Apa Hasilnya?
-
Dari Tinnitus hingga Hiperakusis: Risiko Serius di Balik Kebiasaan Memakai Headphone
-
Jangan Diabaikan, Ini 6 Langkah Penting untuk Menjaga Kesehatan Telinga
-
5 Kebiasaan Sepele Anak Penyebab Iritasi Telinga, Nomor 2 Paling Sering Terjadi
-
Daun Telinga Mpok Alpa Layu Sebelum Wafat, Tanda Kematian atau Mitos?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal