Suara.com - Studi terbaru mengungkap urutan gejala Covid-19 mulai dari yang paling awal hingga sebelum menuju keparahan.
Penelitian yang dilakukan oleh University of Southern California (USC) berhasil mencocokkan gejala Covid-19, dengan harapan bisa membantu masyarakat untuk mengetahui kapan perlu mendapatkan pertolongan lanjutan ketika terinfeksi.
"Urutan ini juga penting untuk membedakan Covid-19 dengan penyakit lain yang memiliki gejala mirip, seperti flu misalnya," tutur Peter Kuhn, PhD, penulis studi tersebut, dilansir Healthline.
"Dokter juga bisa mendapatkan manfaat untuk menentukan jenis pengobatan yang diperlukan pasien, mulai kondisi awal hingga memburuk," urainya lagi.
Berdasarkan penelitian tersebut, diketahui urutan gejala Covid-19 adalah sebagai berikut:
- Demam
- Batuk
- Nyeri otot
- Mual dan muntah
Diare
Data diambil dari laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap 55.000 kasus Covid-19 di China.
Sementara untuk membedakannya dengan influenza, para peneliti menggunakan data dari 2.000 kasus di Amerika Utara, Eropa, dan Amerika Selatan.
dr. Robert Glatter, dokter dari Lenox Hill Hospital, New York, mengatakan hasil penelitian menunjukkan perbedaan antara gejala awal Covid-19 dan influenza.
"Pasien flu biasanya mengalami batuk dan nyeri otot dulu, sebelum demam tinggi. Flu juga biasanya diiringi dengan nyeri punggung dan batuk kering, sesuatu yang jarang dialami pasien Covid-19," ujarnya.
Baca Juga: Aktivis Antivaksin Meninggal Dunia Karena Covid-19, Tinggalkan Istri yang Masih Hamil Tua
Ke depannya para peneliti berharap hasil temuan bisa jadi pertimbangan untuk skrining di masa depan.
"Hasil temuan menunjukkan demam tinggi jadi gejala utama, sehingga mendeteksi gejala tersebut bisa menjadi skrining sebelum memasuki fasilitas umum," tutup peneliti.
Berita Terkait
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI