Suara.com - Baru-baru ini sebuah video dokter viral di Tiktok. Ia membagikan tampilan kuku yang bisa mengungkap banyak hal tentang kesehatan.
Dr Karan Rangarjan, seorang dokter bedah dan dosen di Universitas Sunderland, berbagi informasi medis dan menyanggah mitos untuk 4,2 juta pengikutnya di TikTok.
Dalam sebuah video baru-baru ini, yang telah ditonton hampir 8 juta kali, ia mengungkapkan bahwa tekstur dan tampilan kuku bisa menjadi pertanda berbagai masalah mendasar.
“Jika Anda memperhatikan bintik-bintik putih seperti awan di kuku Anda – itu biasa dan biasanya normal. Itu juga bisa disebabkan oleh cedera fisik pada kuku,' katanya dalam klip itu.
Namun, dia mengatakan orang harus waspada jika mereka memiliki garis gelap di kuku mereka yang telah ada untuk sementara waktu dan tampaknya semakin besar.
Jika tidak disebabkan oleh cedera, itu bisa menjadi jenis kanker langka yang disebut melanoma subungual.
Melanoma subungual adalah jenis kanker kulit di kuku. Ini dapat muncul sebagai pita berwarna terang hingga coklat tua pada kuku yang biasanya vertikal – tetapi jenis kanker kulit ini relatif jarang terjadi.
Kemungkinan gejala kuku berikutnya yang disebutkan Dr. Rangarjan adalah kawah kecil yang terkadang muncul di kuku. Dia bilang mereka bisa terlihat seperti 'seseorang mengambil pemecah es untuk mereka.'
"Ini disebut pitting, dan biasanya disebabkan oleh psoriasis, arthritis, atau eksim," katanya.
Baca Juga: VIRAL Wanita Pakai bikini di Bandara, Jalan Santai Bawa Tas
Dia juga menjelaskan mengapa kuku mungkin menguning. Menurut dokter, itu bisa jadi infeksi jamur yang dikenal sebagai onikomikosis, atau tembakau dari merokok, yang diketahui menodai kuku menjadi kuning.
Jika kuku pecah-pecah dan terkelupas, itu bisa jadi kuku yang rapuh, yang oleh Dr Rangrajan dikaitkan dengan sejumlah kekurangan nutrisi dan mendorong pemirsa untuk mengikuti diet yang bervariasi.
Banyak yang menunjukkan bahwa garis gelap yang mengalir melalui kuku adalah kejadian umum pada orang dengan kulit gelap.
"Saya memiliki yang kedua tetapi dokter saya mengatakan itu adalah melanonychia, yang sangat umum terjadi pada orang-orang dengan warna kulit lebih gelap," kata salah seorang pengguna.
Mereka menambahkan bahwa kuku kita dapat berubah dari waktu ke waktu, dan mengkonfirmasi bahwa kuku menjadi lebih tebal atau mudah patah seiring bertambahnya usia, menjadi lebih keras, lebih lembut atau lebih rapuh selama kehamilan, berubah warna, menjadi longgar dan akhirnya rontok setelah kehamilan adalah hal yang normal. cedera.
Kuku yang rontok setelah cedera akan tumbuh kembali dalam waktu enam bulan. Kuku kaki bisa memakan waktu hingga 18 bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif