Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ungkap alasan adanya wacana vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksin booster di 2022 mendatang.
Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksin booster diproyeksikan dalam dana anggaran 2022.
"Wacana dosis ketiga itu dipersiapkan di tahun 2022, karena itu siklus penganggaran daripada pemerintah. Setiap Desember pemerintah sudah harus punya anggaran yang pasti, yang akan mereka biayai atau dikerjakan di tahun 2022," ujar Nadia dalam konferensi pers, Rabu (15/9/2021).
Meski begitu, Nadia sangat paham kebijakan ini masih ada pro dan kontra. Namun ia menegaskan keputusan Kemenkes terkait vaksin booster ini masih sangat dinamis atau bisa berubah sewaktu-waktu bergantung pada situasi dan kondisi.
"Ini tentunya kami tahu ada pro dan kontra, sifatnya kebijakan masih sangat dinamis," jelas Nadia.
Wacana vaksin booster yang rencananya menggunakan dana anggaran dana 2022 ini, kata Nadia, tidak akan menganggu fokus pemerintah penuhi target vaksinasi 208 juta penduduk Indonesia dosis 1 dan dosis 2 hingga akhir 2021 mendatang.
208 juta orang adalah jumlah target minimal 70 persen penduduk Indonesia yang divaksinasi, untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap Covid-19.
"Kalau sampai saat ini tidak ada mekanisme berbayar untuk vaksinasi. Pandemi di kita enggak akan selesai kalau belum 208 juta orang mendapatkan vaksinasi," imbuh Nadia.
Sehingga ia menyimpulkan, akan percuma jika hanya satu orang mendapat vaksin booster, tapi target jumlah penduduk yang divaksinasi belum dipenuhi, lantaran bisa memicu lahirnya mutasi varian virus corona baru.
Baca Juga: Waduh! Kabar Vaksinasi Berbayar di Balikpapan Masuk Radar Polda Kaltim
"Kita sendiri yang kuat dapat 4 sampai 5 kali vaksin, tetap tidak akan menurunkan risiko untuk tidak tertular kalau banyakan orang di sekitar kita yang masih menjadi pembawa virus," pungkas Nadia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik