Suara.com - Ada banyak kebiasaan dan pola makan yang bisa memengaruhi sistem pencernaan kita tanpa disadari. Contohnya ketika kita makan lebih banyak kubis yang menyebabkan kram dan kembung.
Hal itu terjadi karena gula dalam makanan tersebut tidak bisa dicerna baik oleh perut kita. Tapi, kebiasaan tidur dan makanan tertentu bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah dan pencernaan.
Bahkan, tingkat stres atau kecemasan yang tinggi dapat mengganggu sistem pencernaan kita. Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa cara yang bisa membantu memperlancar pencernaan.
1. Tidur miring ke kiri
Lambung dan pankreas terletak di sisi kiri tubuh dan merupakan bagian dari sistem pencernaan. Berbaring miring ke kiri bisa membantu makanan dari perut Anda lebih mudah masuk ke usus kecil.
Tidur miring ke kiri juga bisa meningkatkan pelepasan enzim pankreas, yang bertanggung jawab untuk memecah makanan. Tidur miring ke kiri juga mengurangi risiko sakit maag.
2. Makan lebih banyak serat dan makanan fermentasi
Serat membantu menjaga pergerakan usus tetap teratur dan normal. Sebagian besar makanan berserat tinggi juga rendah gula, lemak, dan kalori, sehingga lebih sehat. at, kacang-kacangan, atau buah adalah sumber serat yang baik.
Anda juga dapat menambahkan makanan fermentasi ke dalam diet Anda. Karena beberapa jeni yogurt putih polos mengandung probiotik, yaitu bakteri baik untuk usus yang umumnya adalah bifidobacteria dan lactobacillus.
Baca Juga: FDA Sarankan Suntikan Booster Vaksin Covid-19 bagi Lansia
Bakteri baik tersebut bisa memperbaiki beberapa masalah pencernaan dan mengurangi gejala sindrom iritasi usus besar.
3. Hindari makanan yang sulit dicerna
Makanan berminyak dan berlemak seperti burger keju, kentang goreng, atau pizza dapat membuat Anda merasa kembung selama berjam-jam. Karena, tubuh membutuhkan lebih banyak waktu untuk dicerna.
Jenis makanan ini juga dapat meningkatkan gas perut, kram, atau gangguan pencernaan. Makanan ini juga bisa mempengaruhi kemampuan kita untuk fokus. Jadi, ada baiknya menjalani diet seimbang dengan mengonsumsi buah, sayuran dan daging tanpa lemak.
Tapi, hati-hati karena beberapa sayuran bisa menyebabkan masalah gas akibat mengandung gula kompleks, seperti kubis. Dalam hal ini, roti panggang salah satu makanan yang bisa membantu pencernaan karena kandungan pati yang bisa mengatasi diare.
4. Makan sambil duduk
Saat Anda makan sambil berjalan, tanpa disadari hal ini membuat Anda cenderung makan lebih banyak karena lupa dengan porsinya dan perut lebih cepat kosong.
Saat kita makan sambil duduk, sirkulasi darah kita membaik. Bahkan makan bersila memiliki lebih banyak manfaat karena mengurangi tekanan darah di sekitar jantung dan memungkinkan pencernaan makanan yang tepat.
5. Minum air
Air membantu memecah makanan yang kita makan, sehingga tubuh dapat menyerap nutrisi yang dibutuhkan dengan lebih baik. Minum air juga bisa membantu pencernaan lebih lancar dan mengatasi sembelit. Bahkan minum air saat makan juga bisa membantu mengontrol porsi makan Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026