Suara.com - Update Covid-19 global hari ini menunjukan pertambahan kasus baru sebesar 441 ribu, menurut data Worldometers, Sabtu (9/10/2021). Angka kematian harian juga bertambah 7.498.
Kini total 237 juta penduduk dunia pernah terinfeksi Covid-19, dan kematian mencapai 4,8 juta. Saat ini masih tersisa 18 juta kasus aktif, atau jumlah orang yang bisa menularkan virus corona.
Vaksinasi masih jadi salah satu cara terampuh mengendalikan pandemi. Itu juga yang jadi alasan Jepang memesan 120 juta dosis vaksin Pfizer untuk tahun depan.
Mengutip Channel News Asia, Jepang sudah membuat kesepakatan dengan produsen vaksin Pfizer untuk memasok 120 juta dosis mulai Januari 2022.
Nantinya, pada Februari 2022, Jepang akan mulai memberikan dosis vaksin impor buatan Pfizer dan BioNTech.
Ini adalah kepanjangan program setelah Jepang membeli 194 juta dosis pada 2020, yang mencukupi untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity memvaksinasi lengkap dua dosis kepada 97 juta orang.
Meski dimulai sedikit terlambat, kini 63 persen populasi Jepang sudah divaksinasi lengkap, melebihi cakupan vaksinasi Amerika Serikat.
Adapun pemesanan 120 juta dosis vaksin Pfizer untuk tahun depan dilakukan untuk mengamankan tambahan vaksinasi booster, lantaran adanya kekhawatiran efektivitas vaksinasi berkurang seiring berjalannya waktu, ditambah apabila ada varian baru muncul.
Takeda Pharmaceutical Co ditunjuk sebagai distributor vaksin Pfizer di Jepang, dan menangani 50 juta dosis vaksin Moderna di 2020 dan 50 juta dosis lagi di tahun mendatang.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 8 Oktober: Positif 150, Sembuh 209, Meninggal 0
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa