Suara.com - Menurunnya tingkat kekebalan dan antibodi Covid-19 beberapa bulan setelah vaksinasi menjadi alasan utama pemberian dosis ketiga vaksin Covid-19 alias vaksin booster.
Demi mencegah penurunan antibodi yang bisa meningkatkan risiko kematian, Jerman pun menyarankan agar lansia berusia di atas 70 tahun mendapatkan dosis ketiga vaksin Covid-19.
Saran itu dikeluarkan kendati saat sistem kesehatan negara telah memvaksinasi lansia 65 tahun ke atas dengan dosis ketiga.
Komite Penasikat Vaksin Jerman alias STIKO, mengatakan suntikan ulang vaksin mRNA Pfizer-BioNTech atau Moderna harus diberikan minimal enam bulan sesudah dosis standar awal.
"Perlindungan vaksin menurun seiring berjalannya waktu, terutama dalam hal pencegahan infeksi tanpa gejala dan bentuk penyakit ringan. Dengan bertambahnya usia, respons imun pascavaksinasi secara menyeluruh menjadi lebih lemah dan infeksi yang menerobos dapat lebih sering menyebabkan penyakit parah," kata STIKO.
Semua penerima vaksin dosis tunggal Johnson & Johnson harus menerima vaksin booster minimal empat pekan setelah dosis awal sebab tingkat infeksi pada orang-orang yang disuntik vaksin J&J merupakan yang tertinggi di antara vaksin penerima vaksin-vaksin resmi lainnya, kata panel tersebut.
Otoritas layanan kesehatan masyarakat tidak menunggu pernyataan para ahli.
Pada 6 September, para menteri kesehatan negara bagian Jerman beserta menteri federal, Jens Spahn, setuju memperluas kelompok yang memenuhi syarat vaksin booster bagi lansia 60 tahun ke atas yang sudah berkonsultasi dengan dokter mereka.
Pemberian vaksin booster juga mencakup pada staf panti wreda dan siapa pun yang mungkin bekerja dengan orang-orang yang terinfeksi.
Baca Juga: Minat Lansia untuk Vaksin Menurun, Pemkot Balikpapan akan Vaksinasi Door To Door
Sebulan sebelumnya, para menteri memutuskan untuk memberikan vaksin booster pada kalangan yang memiliki sistem imun lemah, orang yang bekerja di tempat penitipan anak, warga lansia berusia 80 tahun ke atas, serta penerima vaksin AstraZeneca dan J&J.
Regulator obat Eropa pada Senin (4/10) mengatakan bahwa orang dengan sistem imun lemah sebaiknya mendapatkan dosis ketiga vaksin Pfizer-BioNTech atau Moderna.
Otoritas Eropa tersebut memberikan kebebasan kepada negara anggota untuk memutuskan apakah vaksin booster harus diberikan pada kalangan yang lebih luas. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Purbaya Sebut Ekonomi Syariah Sukses di Jerman, Kritik Indonesia yang Pilih Ikuti Barat
-
Novel Melukis Langit Dermaga: Pemulihan Diri di Kota Pelabuhan Kecil Jerman
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi