Suara.com - Long Covid-19 telah menjadi masalah yang memprihatinkan, karena berdampak pada 1 dari 4 pasien virus corona Covid-19. Meskipun, masih belum banyak kejelasan mengenai Long Covid-19.
Penelitian telah menemukan bahwa gejala pasca infeksi virus corona Covid-19 juga bisa menyerang mereka yang terjangkit penyakit flu dan menderita flu berkepanjangan.
Kasus virus corona Covid-19 sendiri telah membawa banyak implikasi kesehatan dan membuat kita menghadapi bahaya dari infeksi virus corona Covid-19 berkepanjangan atau Long Covid-19.
Kini dilansir dari Times of India, flu berkepanjangan juga menjadi kekhawatiran. Karena, jenis influenza bisa meninggalkan masalah kesehatan atau efek serupa pada tubuh, yang disebut sebagai flu panjang.
Kasus flu panjang terungkap setelah sebuah penlitian yang dipimpin oleh Universitas Oxford dalam jurnal medis, PLOS Medicine, menganalisis masalah kesehatan daan statistik vital lebih dari 100 ribu orang dari 2 kelompok yang berbasis di Amerika Serikat.
Ratusan ribu orang itu mencakup pasien yang pernah tertular virus corona Covid-19 sebelumnya. Peneliti menemukan 42 persen orang yang memiliki kasus flu menderita gejala yang berkepanjangan.
Hal ini menyiratkan bahwa virus corona Covid-19 dan virus influenza memiliki kemampuan menyebabkan efek samping jangka panjang.
Meskipun, flu adalah penyakit pernapasan yang lebih ringan dibandingkan dengan virus corona Covid-19. Tapi, setiap orang yang menderita flu membutuhkan waktu yang berbeda untuk pulih.
Beberapa orang mungkin pulih dari flu lebih cepat dalam seminggu. Sementara lainnya mungkin mengalami periode gejala flu yang lebih lama untuk pulih.
Baca Juga: Amankah Suntik Vaksin Flu dan Booster Vaksin Covid-19 Bersamaan?
Hal itu membuat mereka rentan terhadap malaise pasca-virus. Menurut para ahli, flu panjang mirip dengan Long Covid-19 yang bisa menyerang semua orang dengan masalah pemulihan lebih lama dibandingkan umumnya.
Long Covid-19 maupun flu panjang adalah masalah kesehatan yang tidak hanya membutuhkan perhatian, tetapi cukup mengganggu kesehatan vital.
Meskipun kita sudah tahu konsekuensi dari infeksi virus corona dan Long Covid-19, gejala flu yang melemahkan dan berkepanjangan juga bisa memberi efek serupa.
Bukti anekdotal telah mengungkapkan bahwa Long Covid-19 dan flu panjang menyebabkan gejala yang sangat mirip, termasuk kecemasan, sesak napas, kabut otak, batuk dan demam terus menerus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional