Suara.com - Manajer Melanie Subono, Yulia Dian, mengatakan bahwa sang musisi baru saja menjalani operasi pengangkatan tumor serta rahim.
Hal ini terjadi lantaran Melanie Subono memiliki kelainan darah yang membuat darahnya mudah membeku dan membentuk tumor.
"Sejak pertama mengalami mengalami menstruasi berapa belas tahun dia sudah punya kelainan darah. Level pembekuan tinggi, jadi hampir semua darah membeku membentuk macam-macam, dari kista, miom, tumor," kata Yulia Dian kepada awak media, Minggu (24/10/2021).
Ia melanjutkan bahwa gumpalan darah di tubuh Melanie ada yang ganas dan tidak.
Operasi pengangkatan tumor dan rahim ini dilakukan di RSCM, pada Kamis (21/10/2021).
Hello Sehat menjelaskan bahwa darah tersusun dari empat komponen, yakni sel darah merah atau eritrosit, sel darah putih atau leukosit, keping darah atau trombosit, serta plasma darah.
Apabila keempat komponen tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya, ada kemungkinan seseorang akan mengalami kelainan darah.
Ada banyak jenis kelainan darah, berikut beberapa di antaranya:
1. Kelainan sel darah merah
Baca Juga: Sudah "Berdarah-darah", Nasib Garuda di Ujung Tanduk, Terancam Ditutup
Gangguan sel darah merah merupakan kondisi yang memengaruhi sel pembawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Berbagai kelainan sel darah merah meliputi:
- Anemia, yakni ketika jumlah sel darah merah di dalam tubuh memiliki kadar yang sangat rendah. Kondisi ini membuat tubuh tidak mendapat suplai darah yang kaya oksigen.
- Polisitemia vera, kelainan akibat sel darah merah yang diproduksi sumsum tulang belakang terlalu banyak. Kondisi ini meningkatkan risiko pembekuan darah sehingga bisa menghambat aliran darah.
2. Kelainan sel darah putih
Gangguan sel darah putih memengaruhi sel yang bertugas menjadi sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Jika seseorang menderita kelainan ini, ia akan rentan terkena infeksi.
Berikut kelainan sel darah putih yang umum terjadi:
- Limfoma, kondisi yang terjadu akibat sel darah putih berkembang secara abnormal dan di luar kendali. Limfoma termasuk jenis kanker darah yang memengaruhi kelenjar getah bening, kelenjar timus, sumsum tulang, dan bagian tubuh lainnya.
- Leukemia, kondisi yang terjadi ketika sel darah putih berubah menjadi tidak normal dan berkembang biak secara tidak terkendali di dalam sumsum tulang.
- Multiple myeloma merupakan jenis kanker darah yang terjadi karena sel plasma berubah menjadi ganas dan berkembang biak secara tidak terkendali.
- Sindrom mielodisplastik atau praleukemia merupakan kanker darah yang menyerang sumsum tulang akibat sel darah tidak terbentuk secara sempurna.
3. Kelainan trombosit
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026