Suara.com - Indonesia kembali mendapatkan tambahan dosis vaksin Covid-19 bantuan dari negara sahabat.
Terbaru, kedatangan vaksin tahap ke-99 merupakan bantuan dari Selandia Baru, sejumlah 684.400 dosis vaksin Astrazeneca melalui jalur Covax Facility.
Sehingga total vaksin yang sudah datang di tanah air baik dalam bentuk bulk dan jadi adalah sekitar 292 juta dosis
"Ini merupakan pertama kalinya Selandia Baru melakukan kerja sama dose-sharing vaksin dengan Indonesia," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dikutip dari situs resmi Satgas Covid-19.
Menurutnya, kerja sama Selandia Baru dengan Indonesia ini merupakan bagian dari komitmen Selandia Baru untuk mendukung program vaksinasi di kawasan Asia dan Pasifik, di mana mayoritas dari kerja sama dilakukan dengan Indonesia.
Menlu menerangkan, kerja sama dengan Selandia Baru juga telah dilakukan oleh Indonesia, antara lain melalui Eijkman Institute untuk meningkatkan kualitas tes COVID-19.
"Kerja sama juga dilakukan dengan UNICEF untuk meningkatkan kapasitas kesehatan publik, serta sejumlah peralatan medis di Indonesia," katanya.
Menlu Retno menyebut, saat jumlah kasus di Indonesia sangat tingi beberapa bulan yang lalu, Selandia Baru mengirimkan peralatan medis seperti ventilator dan rapid test, serta memberikan dukungan tambahan kepada Lembaga Eijkman.
"Untuk kolaborasi dan kerja sama yang diberikan selama pandemi ini, atas nama Pemerintah Indonesia dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah dan rakyat Selandia Baru. Tena koutou, Aotearoa! Terima kasih, Selandia Baru," ujar Menlu.
Baca Juga: Jokowi Pidato Virtual: ASEAN Terus Perangi Diskriminasi dan Politisasi Vaksin
Dalam kesempatan itu, Retno juga mengingatkan, pandemi belum berakhir. Meskipun dalam beberapa waktu terakhir kasus global mengalami penurunan, namun di dalam seminggu terakhir mulai terlihat kembali adanya kenaikan.
Dia mengungkapkan, pada periode 17-23 Oktober 2021, kasus global naik sebesar 2 persen dan kematian juga naik sebesar 0,9 persen dibanding pekan yang lalu.
"Di kawasan kita, Asia Tenggara Alhamdulillah mengalami penurunan kasus sebesar -15,5 persen dibanding pekan lalu," ujarnya. Retno melanjutkan, sembilan negara ASEAN mengalami penurunan kasus termasuk Indonesia, hanya Singapura yang masih mengalami kenaikan kasus sekitar 15 persen dibanding pekan yang lalu.
Sementara di tanah air, Retno mengatakan, patut disyukuri Indonesia merupakan salah satu negara yang terus mengalami tren penurunan, termasuk dalam pekan terakhir. Kalau dibanding dengan pekan yang lalu, maka Indonesia mengalami penurunan kasus baru sebesar -23 persen. Begitu juga dalam beberapa hari terakhir, positivity rate nasional turun di bawah angka 1 persen dan penambahan kasus harian di bawah 1.000 kasus. Tingkat vaksinasi juga terus naik, dimana saat ini Indonesia sudah menyuntikkan lebih dari 182 juta dosis vaksin.
Retno menyampaikan bahwa meski tingkat vaksinasi di tanah air terua meningkat, namun kita tidak boleh lengah apalagi lalai. Ini berkaca dari kenaikan kasus di Eropa dalam beberapa waktu terakhir, meskipun tingkat vaksinasi sudah sangat tinggi sekitar yaitu sekitar 111,55 persen atau merupakan kawasan tertinggi di dunia. Kewaspadaan harus tetap tinggi dan protokol kesehatan harus tetap dijalankan.
Retno memastikan, pemerintah akan terus memantau dari dekat perkembangan COVID-19 yang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk kemungkinan munculnya varian-varian baru. Pemerintah akan terus bekerja keras memastikan bahwa situasi COVID-19 di Indonesia akan dapat ditangani dengan baik.
Berita Terkait
-
Inggris Cuma Menang 1-0 Lawan Kontestan Telemah Piala Dunia 2026, Begini Pembelaan Thomas Tuchel
-
"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya
-
Haiti Pesta Gol ke Gawang Selandia Baru, Menang Telak 4-0 Jelang Piala Dunia
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir
-
Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup