Suara.com - Demi mencegah kenaikan kasus Covid-19 jelang Olimpiade Musim Dingin, otoritas China memperketat jalur masuk, termasuk badan dan pelabuhan.
Melansir ANTARA, kewaspadaan yang tinggi itu dilakukan kurang dari 100 hari dari pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing.
Badan Imigrasi Nasional (NIA) mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya akan terus mengimbau warganya untuk tidak pergi ke luar negeri jika tidak alasan yang mendesak atau penting.
Penurunan dramatis wisatawan China sejak awal tahun lalu telah menyebabkan penurunan pengeluaran tahunan sebesar 255 miliar dolar AS (Rp3,2 kuadriliun) di pasar pariwisata global.
Otoritas imigrasi China juga berjanji untuk secara ketat menerapkan pembatasan COVID-19 pada pergerakan orang yang terlibat dalam Olimpiade Musim Dingin masuk dan keluar dari China.
China bertujuan untuk memastikan tidak ada wabah di antara orang-orang yang datang dari luar negeri untuk Olimpiade Musim Dingin, menurut laporan televisi pemerintah baru-baru ini, yang mengutip Huang Chun, seorang pejabat di panitia penyelenggara olimpiade Beijing.
Pihak berwenang akan berusaha untuk menghindari kegagalan dalam pengendalian virus demi Olimpiade. Kegagalan itu akan mengganggu acara atau menyebabkan terjadinya klaster penularan di antara penduduk, kata Huang.
Pembatasan COVID-19 juga diperketat di Beijing, ibu kota China, menjelang pertemuan besar anggota tingkat atas Partai Komunis minggu depan.
Lebih dari 700 infeksi yang ditularkan secara lokal dengan gejala yang dikonfirmasi telah dilaporkan di China sejak pertengahan Oktober di 19 wilayah tingkat provinsi.
Baca Juga: 2 Drama Terbaru yang Bakal Dibintangi Member NCT, Jangan Lupa Nonton!
Penyebaran kasus secara geografis memicu serangkaian pembatasan pada bisnis pariwisata dan rekreasi di bawah kebijakan tanpa toleransi yang diterapkan Beijing.
Para pejabat mengatakan banyak kasus di bagian barat laut China dan klaster terpisah di provinsi timur laut, Heilongjiang, terlacak berasal dari orang-orang yang datang dari luar negeri.
Pemeriksaan pada penerbangan, kapal, serta kargo di pelabuhan darat akan diterapkan secara ketat, kata otoritas imigrasi.
NIA juga mengatakan akan menyesuaikan tindakan terhadap orang asing yang tiba di China sesuai dengan perubahan situasi COVID-19, tanpa memberikan perincian.
Sementara beberapa negara telah menghapus persyaratan karantina untuk pelancong yang sudah divaksin, China masih bersikeras bahwa sebagian besar orang yang datang dari luar daratan harus dikarantina selama beberapa minggu, terlepas dari status vaksinasi mereka. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Tian Xi Wei Perankan Dua Identitas di Drama China Histori Where the Mask Ends
-
Diperankan oleh Yang Zi, Drama Histori The Heir Angkat Budaya Tinta Huizhou
-
Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya