Suara.com - Beberapa orang mungkin kerap mengiler saat tidur. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai alasan. Posisi tidur yang miring misalnya, dapat menyebabkan air liur menumpuk dan merembes dari sisi mulut.
Selain posisi tidur, produksi air liur berlebih, hidung tersumbat hingga GERD bisa menjadi sebabnya.
Pada anak-anak, mengiler sangat umum terjadi karena mereka belum memiliki kontrol atas mulut dan indera mereka. Namun, jika mengiler terjadi pada orang dewasa, mungkin bisa menjadi hal yang cukup memalukan.
Berikut dilansir dari Times of India, cara sederhana untuk berhenti mengiler saat tidur yang bisa dicoba.
1. Mengubah posisi tidur
Cara termudah untuk berhenti mengiler saat tidur adalah dengan mengubah posisi tidur. Alih-alih tidur tengkurap, cobalah tidur telentang. Dengan cara ini Anda akan dapat mengontrol mulut Anda dan air liur tidak akan menetes dari samping mulut.
2. Mengonsumsi sitrus
Buah jeruk membantu mengencerkan air liur dan secara efisien dapat mencegah air liur. Anda bisa minum air lemon atau makan buah jeruk lainnya sebelum tidur.
3. Menggunakan alat bantu
Baca Juga: Bangun Tidur Ngapain? Inilah Rutinitas Pagi Terbaik Berdasarkan Zodiak
Disebut juga perangkat mandibula, adalah alat oral dipasang di mulut. Mekanismenya adalah menjaga lidah Anda di tempat yang tepat untuk mencegah ngiler dan mendengkur. Anda dapat membelinya secara online atau mendapatkannya dari toko medis.
4. Cobalah terapi wicara
Dalam terapi wicara, Anda bisa melatih otot lidah dan mulut Anda untuk tetap dalam posisi yang sempurna dan pikiran Anda untuk menyatukan bibir Anda. Tidak hanya itu, latihan lain yang membantu mengontrol mulut juga bisa dilakukan.
Terkadang, kondisi medis yang disebut sleep apnea juga bisa membuat Anda mengiler saat tidur bersama dengan gejala lain seperti mendengkur dan sesak napas.
Kondisi ini juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan, kantuk di siang hari dan stres. Ini tidak boleh diabaikan dan Anda harus memeriksakan diri.
Sebab sleep apnea adalah kondisi kesehatan yang serius, yang selanjutnya dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia