Suara.com - Peran penting Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dalam percepatan vaksinasi Covid-19 Indonesia mendapat apresiasi dari UNICEF.
Mengutip ANTARA, Perwakilan UNICEF Indonesia Yufrizal Putra Candra mengatakan tim penggerak PKK adalah mitra pemerintah dalam upaya mempercepat vaksinasi COVID-19 di Provinsi Riau.
"Memang selama ini TP-PKK sudah menjadi mitra pemerintah, dan sekarang harus lebih diperkuat lagi dalam satu setengah bulan ke depan untuk fokus membantu pemerintah, juga fokus menangani COVID-19," katanya pada acara "Sosialisasi percepatan vaksinasi COVID-19 bagi Tim Penggerak PKK se-Provinsi Riau secara virtual, yang diikuti di Riau Command Center, Pekanbaru.
Menurut Yufrizal peran TP-PKK bisa dijalankan antara lain dengan melanjutkan cara menyampaikan informasi yang diperoleh dari Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya kepada pemerintah.
Upaya ini penting, katanya, karena tanpa adanya pembisik atau perantara yang akan menyampaikan informasi yang didapat kepada pimpinan daerah maka pimpinan daerah akan menganggap permasalahan ini telah berjalan sebagaimana mestinya.
"Peran TP-PKK bisa dijalankan seperti menjadi motivator dan fasilitator dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan hak vaksinasi dalam upaya penanggulangan COVID-19 itu," katanya.
Selama ini, kata dia, tugas TP-PKK sudah menjadi motivator, dan juga memfasilitasi kebutuhan masyarakat dengan fasilitas yang ada di pemerintah.
Namun kini ditambah dengan upaya percepatan vaksinasi.
Selain itu membantu mengatasi hoaks di masyarakat melalui komunikasi yang efektif juga menjadi usaha yang dapat dilakukan TP-PKK Provinsi Riau, kabupaten dan kota.
"Sangat banyak hoaks beredar di media sosial, akan tetapi jika ibu-ibu PKK dapat menyampaikan kepada masyarakat yang faktual dengan komunikasi yang baik dan efektif maka diyakini hoaks ini dapat teratasi dengan baik," katanya.
Baca Juga: Pemprov Kaltim Targetkan Vaksinasi Capai Target 70 Persen hingga Akhir Tahun 2021
TP PKK sekaligus bisa menjadi contoh bagi keluarga dan lingkungannya dalam pelaksanaan upaya penanggulangan COVID-19 dengan selalu mematuhi protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi.
Ia meminta memastikan terlebih dahulu dari internal apakah yang sudah mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan vaksinasi sesuai dengan aturan.
"Ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan orang-orang sekitar yang belum divaksin dan menjadi peran strategis dalam upaya percepatan vaksinasi COVID-19 untuk mencapai target PPKM level 1 di Provinsi Riau," demikian Yufrizal Putra Candra.
Berita Terkait
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
Bersama TP PKK, Kasatgas Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Mendagri Tito Sudah Cek Surat Pemerintah Aceh ke UNDP dan Unicef, Apa Katanya?
-
Mendagri Minta PKK Papua Pegunungan Pastikan Program Tepat Sasaran
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini